Apresiasi Prestasi Warnai Penerimaan Rapor MAN 2 Padangsidimpuan, dari Pantun Angkola hingga Riset Nasional

/ Sabtu, 20 Desember 2025 / 17.07.00 WIB

POSKOTASUMATERA.COM — PADANGSIDIMPUAN — Suasana haru, bangga, dan penuh semangat menyelimuti halaman MAN 2 Padangsidimpuan saat kegiatan Penerimaan Rapor Semester Ganjil digelar pada Sabtu (20/12/2025). Bukan sekadar pembagian hasil belajar, momen ini menjadi panggung apresiasi atas kerja keras dan dedikasi para siswa yang berprestasi di berbagai bidang, mulai dari seni budaya hingga riset ilmiah tingkat nasional.


Di hadapan orang tua dan guru, satu per satu prestasi siswa diumumkan. Tepuk tangan mengalir ketika nama-nama siswa yang mengharumkan nama madrasah pada ajang Gebyar Kesenian dan Budaya Tahun 2025 disebutkan. Ajang bergengsi yang digelar oleh Dewan Kesenian Kota Padangsidimpuan di Gedung Adam Malik pada 17–18 Desember 2025 itu menjadi saksi kreativitas dan kecintaan siswa MAN 2 terhadap budaya daerah.


Sorotan utama datang dari penampilan Tari Kreasi Sumatera Utara dan Lomba Berbahasa Pantun Angkola. Di antara deretan prestasi tersebut, Grup Kemhas (Kembar Hasibuan) berhasil meraih Juara III lomba berbalas pantun Bahasa Angkola. Prestasi ini bukan hanya tentang kemenangan, tetapi juga tentang keberanian generasi muda menjaga bahasa ibu dan kearifan lokal agar tetap hidup di tengah arus modernisasi.


Bagi para siswa, panggung seni itu menjadi ruang berekspresi sekaligus pembentukan karakter. Melalui pantun dan tari, mereka belajar percaya diri, bekerja sama, dan menghargai akar budaya sendiri. Madrasah pun dinilai berhasil menjadikan seni sebagai media pendidikan karakter yang menyenangkan dan bermakna.



Tak kalah membanggakan, prestasi akademik MAN 2 Padangsidimpuan juga bersinar di tingkat nasional. Dua siswa berhasil meloloskan 30 proposal riset, dengan enam proposal masuk kategori Terbaik Nasional. Capaian ini menjadi bukti bahwa budaya literasi dan penelitian tumbuh subur di lingkungan madrasah, menumbuhkan pola pikir kritis dan inovatif sejak dini.



Keberhasilan di bidang riset tersebut memberi harapan besar bagi masa depan siswa. Dari ruang kelas sederhana di Padangsidimpuan, lahir gagasan-gagasan ilmiah yang mampu bersaing di level nasional. Hal ini sekaligus menegaskan bahwa madrasah bukan hanya tempat belajar agama, tetapi juga ruang lahirnya ilmuwan muda yang siap menjawab tantangan zaman.


Pada kesempatan itu, pihak madrasah juga mengumumkan berbagai prestasi ekstrakurikuler lain, mulai dari olahraga, keagamaan, seni, hingga keterampilan. Setiap penghargaan menjadi simbol pengakuan atas proses panjang, latihan, dan ketekunan siswa selama satu semester penuh.



Kepala MAN 2 Padangsidimpuan, Lobi Martua Hasibuan, SH., M.Pd, dalam sambutannya menyampaikan rasa bangga dan terima kasih kepada siswa, guru, serta orang tua. Ia menegaskan bahwa keseimbangan antara prestasi akademik dan nonakademik adalah kunci melahirkan generasi unggul yang berilmu, berkarakter, dan berakar kuat pada budaya.



“Prestasi ini bukan akhir, tetapi awal dari perjalanan panjang anak-anak kita. Madrasah akan terus menjadi rumah yang menumbuhkan mimpi, bakat, dan masa depan mereka,” ujarnya penuh harap. (PS/BERMAWI)



Komentar Anda

Terkini: