Bappeda Tapsel dan PPITTNI Tabagsel Bergerak untuk Kemanusiaan: Hadirkan Harapan bagi Korban Bencana Batang Toru

/ Rabu, 03 Desember 2025 / 18.22.00 WIB

POSKOTASUMATERA.COM-TAPANULI SELATAN — Deru kendaraan pembawa logistik berhenti di depan Posko Desa Batu Hula, Rabu (3/12/2025). Di tengah sisa lumpur yang masih mengering dan raut lelah warga yang bertahan di posko, rombongan Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Tapanuli Selatan bersama Perkumpulan Pengajian Ilmu Tasawuf Thoriqoh Naqsyabandiyah Indonesia (PPITTNI) Tabagsel datang membawa bantuan dan harapan.

Di sejumlah titik bencana—mulai dari Posko Batu Hula, Rumah Sakit Bhayangkara, Desa Huta Godang, hingga Aek Garoga—senyum kecil warga mulai tampak ketika bantuan berupa sembako, pakaian layak, dan kebutuhan darurat tiba. Bagi mereka, setiap bantuan bukan sekadar barang, tetapi rasa bahwa mereka tidak sendiri menghadapi cobaan.


Kepala Bappeda Tapsel, Chairul Rizal Lubis, menyampaikan bahwa langkah ini adalah bagian dari ikhtiar pemerintah daerah bersama PPITTNI untuk meringankan beban masyarakat yang hingga kini masih berjibaku memulihkan kondisi setelah banjir dan longsor melanda.


“Ini bentuk kepedulian kita bersama. Masih banyak wilayah yang aksesnya sulit, bahkan beberapa belum tersentuh bantuan. Kami mengajak komunitas, mahasiswa, trail-offroad, dan seluruh relawan untuk ikut hadir. Semangat Sinergi Dalihan Natolu adalah kekuatan kita untuk membuat Tapsel bangkit,” ujar Rizal dengan penuh harap.


Sementara itu, Ketua DPC PPITTNI Tabagsel, Amas Suchri Rangkuti, menegaskan bahwa gerakan ini lahir dari panggilan hati. Menurutnya, nilai-nilai tasawuf bukan hanya tentang kajian spiritual, tetapi juga nyata dalam aksi kemanusiaan.


“Kita bergerak bersama untuk saudara-saudara kita yang sedang diuji. Semoga bantuan ini mampu sedikit menghapus kesedihan dan menjadi pelipur bagi warga yang kehilangan banyak hal,” ujarnya.


Di sisi lain, Camat Batang Toru, Mara Tinggi Siregar, tampak terharu ketika menerima rombongan. Ia menyebutkan bahwa bantuan yang datang saat ini menjadi kekuatan moral bagi masyarakatnya agar tetap tegar.


“Atas nama masyarakat Batang Toru, kami menyampaikan terima kasih. Kepedulian PPITTNI dan Bappeda Tapsel memberi energi baru bagi warga kami. Semoga kebaikan ini menjadi amal yang membawa keberkahan,” ungkapnya.


Di balik tumpukan logistik dan tangan-tangan yang saling membantu, terlihat jelas bahwa bencana ini bukan hanya menguji fisik masyarakat, tetapi juga kesolidan sosial. Melalui langkah kecil namun penuh makna ini, Bappeda Tapsel dan PPITTNI berharap distribusi bantuan semakin merata, terutama ke wilayah yang aksesnya masih terputus, dan menjadi momentum memperkuat kebersamaan di tengah situasi sulit.


Karena di Batang Toru hari itu, yang datang bukan hanya bantuan—tetapi juga harapan yang kembali ditumbuhkan.(PS/BERMAWI)




Komentar Anda

Terkini: