Camat Sijamapolang: “Keselamatan Warga Prioritas Utama”Pemerintah Gerak Cepat Tangani Longsor dan Salurkan Bantuan ke Desa Terdampak

/ Kamis, 11 Desember 2025 / 08.52.00 WIB

 

POSKOTASUMATERA.COM-HUMBAHAS,-Pemerintah Kecamatan Sijamapolang bergerak cepat menangani bencana longsor yang melanda sejumlah desa sejak Senin, 24 November 2025. Material longsor menutup sebagian akses jalan dan berdampak pada sejumlah rumah warga di kawasan Bonan Dolok, Sitapongan, hingga Sanggaran I.

Camat Sijamapolang, Anto Manullang, memimpin langsung koordinasi lapangan. Ia menegaskan bahwa keselamatan masyarakat menjadi prioritas pertama dalam setiap langkah penanganan bencana.“Begitu kejadian, kami langsung turun. Tidak ada waktu menunggu,” ujar Camat

Menurut Anto Manullang, reaksi cepat pemerintah kecamatan dilakukan untuk memastikan tidak ada warga yang terisolir akibat material longsor.“Begitu kami menerima laporan pada 24 November, saya langsung memerintahkan tim untuk turun ke lokasi. Tidak ada waktu menunggu. Keselamatan warga adalah prioritas utama,” ungkap Camat dengan tegas.

Penanganan awal dilakukan di Desa Bonan Dolok 1, di mana tim gabungan melakukan pembersihan tumpukan tanah yang menutupi jalan menuju Kecamatan Onang Ganjang. “Jalur itu merupakan akses vital bagi masyarakat. Maka pembersihan kami lakukan secepat mungkin agar aktivitas warga tidak lumpuh,” tambahnya.

Setelah beberapa jam kerja intensif, akses di Bonan Dolok 1 kembali dapat dilalui kendaraan roda dua dan roda empat.

Penanganan kemudian dilanjutkan ke titik longsor lain di Desa Bonan Dolok 2 menuju Desa Sibuntuon. Tim berupaya membuka jalan sambil mengantisipasi terjadinya longsor susulan. “Kami bekerja bergantian dan memastikan setiap pergerakan aman. Di medan seperti ini, kehati-hatian itu wajib,” jelas Camat Anto Manullang.

Mulai 24 hingga 27 November 2025, pemerintah kecamatan juga menyalurkan bantuan sembako di Desa Sitapongan dan Desa Sanggaran I. “Situasi bencana tidak hanya soal tanah longsor. Kebutuhan masyarakat juga harus dipastikan terpenuhi. Karena itu kami menyalurkan sembako bagi keluarga yang terdampak langsung,” ujarnya.

Camat Anto menambahkan bahwa bantuan diberikan secara merata dan didistribusikan langsung ke desa untuk memastikan tidak ada warga yang terlewat. “Kami ingin memastikan bahwa setiap keluarga yang memerlukan bantuan mendapatkannya. Ini bentuk kehadiran pemerintah di tengah masyarakat,” tuturnya.

Dilaporkan terdapat tiga rumah warga yang terdampak dan mengalami kerusakan cukup berat. “Kami sudah data tiga rumah yang terkena longsor. Pemerintah kecamatan sedang berkoordinasi dengan kabupaten untuk langkah perbaikan dan dukungan lanjutan bagi keluarga tersebut,” kata Camat Anto.

Ia menekankan bahwa pemerintah akan terus mendampingi warga hingga kondisi benar-benar pulih. "Untuk memastikan akuntabilitas, pihak kecamatan menyusun dokumentasi lengkap, mulai dari kegiatan evakuasi, pembersihan material longsor, hingga pembagian bantuan. “Semua proses kami dokumentasikan. Ini penting sebagai pertanggungjawaban dan bukti bahwa pemerintah hadir dan bekerja untuk masyarakat,” jelas Camat.

Menutup keterangannya, Camat Anto Manullang menegaskan komitmennya dalam mendampingi warga menghadapi masa pemulihan pascabencana. “Kami tidak akan berhenti. Selama masyarakat membutuhkan, pemerintah kecamatan akan terus berada di lapangan. Ini tugas kami, dan ini panggilan kemanusiaan,” tegasnya.

Editor : PS/B.Nababan 

Komentar Anda

Terkini: