[POSKOTASUMATERA.COM] — TAPANULI SELATAN — Di balik duka banjir dan tanah longsor yang melanda Kecamatan Sipirok pada 25 November 2025, masih tersisa harapan yang tumbuh dari kepedulian sesama. Harapan itu datang dari Induk Keluarga Alumni Pelajar Sipirok Indonesia (IKAPSI) yang melalui program IKAPSI Peduli hadir langsung untuk menyapa dan membantu keluarga-keluarga terdampak bencana.
Bersinergi dengan SMPS Albanas Sipirok, IKAPSI menyalurkan bantuan kemanusiaan berupa santunan sebesar Rp15.000.000 kepada 28 keluarga siswa/i SMPS Albanas Tahun Pelajaran 2025/2026. Bantuan tersebut ditujukan bagi keluarga yang kehilangan harta benda, mengalami kerusakan rumah, hingga kesulitan ekonomi pascabencana.
Kedatangan rombongan DPD IKAPSI Tabagsel yang dipimpin Ketua DPD IKAPSI Tabagsel, Drs. H. Maas Siagian, didampingi istri, disambut penuh kehangatan oleh Pembina SMPS Albanas, Idamhuri Siregar, S.Pd.I. Suasana haru dan kekeluargaan terasa kuat, mencerminkan ikatan batin antara alumni dan almamater yang tak lekang oleh waktu.
Prosesi penyerahan bantuan yang berlangsung sederhana namun sarat makna itu disaksikan langsung oleh kepala sekolah, guru, tenaga kependidikan, serta para siswa. Bagi para penerima, bantuan tersebut bukan sekadar angka, melainkan bentuk perhatian dan kepedulian yang menguatkan mereka untuk bangkit dari keterpurukan.
Penyaluran santunan dilakukan secara simbolis di Lapangan Utama Albanas, dengan pembagian penerima berdasarkan tingkat dampak bencana. Sebanyak 5 keluarga masuk kategori dampak berat, 3 keluarga kategori sedang, dan 20 keluarga kategori ringan, sesuai hasil pendataan dan verifikasi lapangan yang dilakukan secara objektif dan transparan.
Dalam sambutannya, Idamhuri Siregar, S.Pd.I menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasi yang mendalam kepada IKAPSI. Ia menegaskan bahwa kehadiran alumni tidak hanya meringankan beban ekonomi, tetapi juga menjadi penguat mental dan psikologis bagi siswa agar tetap bersemangat menempuh pendidikan di tengah keterbatasan.
Kegiatan kemanusiaan yang dilaksanakan pada Jum’at, 19 Desember 2025 (28 Jumadil Akhir 1447 H) ini menjadi bukti nyata bahwa kepedulian dan kebersamaan mampu menjadi cahaya di tengah bencana. IKAPSI Peduli diharapkan terus tumbuh sebagai gerakan solidaritas yang menjaga harapan, memperkuat ketahanan sosial, dan merawat nilai-nilai kemanusiaan di Sipirok dan Tapanuli Selatan.
(PS/BERMAWI)

