POSKOTASUMATERA.COM | TAPSEL — Suasana kebersamaan terasa kental di Desa Hutaraja, Kecamatan Tano Tombangan Angkola, pada Rabu (24/12/2025). Menjelang perayaan hari besar keagamaan, Pemerintah Desa (Pemdes) Hutaraja menyalurkan bantuan pangan berupa beras dan daging kepada seluruh masyarakat desa. Bantuan tersebut bersumber dari Dana Desa sebagai wujud kepedulian pemerintah desa terhadap kebutuhan dasar warganya.
Sejak pagi hari, warga tampak berdatangan dengan wajah penuh harap. Bagi sebagian masyarakat, bantuan ini bukan sekadar paket pangan, melainkan bentuk perhatian dan kehadiran pemerintah desa di tengah tantangan ekonomi yang masih dirasakan. Di momen menjelang hari besar keagamaan, bantuan ini menjadi penguat semangat sekaligus penopang kebutuhan rumah tangga.
Kepala Desa Hutaraja, Jupri Sugianto, menyampaikan bahwa penyaluran bantuan dilakukan secara merata tanpa membedakan latar belakang sosial masyarakat.
Menurutnya, kebijakan tersebut lahir dari komitmen pemerintah desa untuk mengedepankan keadilan dan kebersamaan, agar seluruh warga dapat merasakan manfaat Dana Desa secara langsung.
“Melalui kesempatan ini kami menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh masyarakat. Bantuan yang dapat kami salurkan saat ini masih terbatas pada beras dan daging. Namun inilah kemampuan maksimal desa yang dapat kami berikan dengan anggaran yang ada,” ujar Jupri Sugianto dengan nada tulus.
Bagi warga, pembagian daging memiliki makna tersendiri. Selain membantu pemenuhan gizi keluarga, bantuan ini menjadi simbol kebahagiaan menjelang hari besar keagamaan, di mana kebersamaan dan rasa syukur menjadi nilai utama. Banyak warga mengaku merasa diperhatikan dan tidak sendiri dalam menghadapi kondisi ekonomi yang penuh tantangan.
Kegiatan ini juga memperlihatkan bagaimana Dana Desa dimanfaatkan tidak hanya untuk pembangunan fisik, tetapi juga untuk menyentuh sisi kemanusiaan masyarakat.
Ketika kebijakan desa berpihak pada kebutuhan nyata warga, kehadiran pemerintah terasa lebih dekat dan bermakna.
Melalui kegiatan ini, Pemdes Hutaraja berharap dapat terus menjaga hubungan harmonis antara pemerintah desa dan masyarakat. Semangat gotong royong, solidaritas, dan kepedulian sosial diharapkan terus tumbuh, seiring komitmen pemerintah desa untuk mengelola Dana Desa secara transparan dan berkelanjutan demi kesejahteraan bersama.(PS/BERMAWI)

