Kejari Humbahas, IAD Dan Angkatan 611 Nusantara Gelar Aksi Kemanusiaan Untuk Korban Bencana Di Humbahas Dan Tapanuli Utara

/ Jumat, 12 Desember 2025 / 09.33.00 WIB


POSKOTASUMATERA.COM-HUMBAHAS ,- Sebagai wujud kepedulian dan tanggung jawab sosial, Kejaksaan Negeri Humbang Hasundutan bersama Ikatan Adhyaksa Dharmakarini (IAD) dan Keluarga Besar Angkatan 611 Nusantara Kejaksaan Republik Indonesia melaksanakan kegiatan kemanusiaan dengan menyalurkan tali asih kepada warga terdampak banjir dan longsor di Kabupaten Humbang Hasundutan serta Kabupaten Tapanuli Utara.

Aksi ini bukan sekadar bentuk dukungan material, tetapi menjadi bukti konkret bahwa Kejaksaan hadir sebagai lembaga yang responsif terhadap berbagai persoalan kemasyarakatan, terutama saat masyarakat sedang berada dalam situasi sulit.

Bantuan kemanusiaan didistribusikan secara langsung ke lima titik posko bencana, yaitu:

  • Desa Pulogodang
  • Desa Manalu
  • Posko HKBP Pargodungan Doloksanggul, Humbang Hasundutan
  • Posko GKPS Tarutung, Kabupaten Tapanuli Utara
  • Gereja Katolik Santa Maria Tarutung

Lokasi-lokasi tersebut dipilih berdasarkan hasil pemetaan lapangan yang menunjukkan besarnya dampak kerusakan, jumlah warga terdampak, serta urgenitas kebutuhan logistik di masing-masing titik.

Ratusan paket bantuan berisi bahan kebutuhan pokok, perlengkapan kebersihan, obat-obatan, serta makanan siap konsumsi diserahkan secara langsung kepada warga melalui pihak gereja, pemerintah desa, dan relawan lokal.

Kajari Humbang Hasundutan, Donald T. J. Situmorang, hadir langsung bersama Ketua IAD, para pejabat struktural, serta puluhan pegawai Kejaksaan. Rombongan mendapat sambutan hangat dari warga yang sejak beberapa hari terakhir masih berupaya pulih dari dampak banjir dan longsor tersebut.

Dalam penyampaiannya, Kajari menegaskan bahwa kepedulian adalah bagian penting dari jati diri Korps Adhyaksa.“Kejaksaan hadir bukan hanya untuk penegakan hukum, tetapi juga untuk berbagi empati. 

Kami datang bersama IAD dan Angkatan 611 membawa semangat kebersamaan. Meski bantuan ini tidak besar, kami berharap dapat meringankan beban saudara-saudara kita dan memberi kekuatan untuk bangkit,” ujarnya.

Pernyataan tersebut mempertegas bahwa Kejaksaan tidak hanya bekerja dalam ranah hukum dan penuntutan, tetapi juga berdiri sebagai institusi yang memiliki peran sosial dan humanis.

Keterlibatan Angkatan 611 Nusantara menambah kekuatan moral sekaligus menunjukkan soliditas Korps Adhyaksa. Kehadiran para alumni angkatan tersebut menjadi simbol bahwa nilai-nilai kebersamaan dan pengabdian tetap melekat kuat di internal Kejaksaan Republik Indonesia.

Sinergi ini memperlihatkan bahwa kepedulian sosial bukanlah sekadar kegiatan rutin, melainkan bagian dari panggilan moral dan profesionalisme Adhyaksa terhadap kondisi masyarakat.

Di Posko HKBP Pargodungan Doloksanggul, bantuan diterima langsung oleh Praeses HKBP Distrik III Humbang Hasundutan, Pdt. Robinsarhot Lumbangaol, S.Th., MM.

Ia menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih atas respons cepat Kejaksaan dalam memberikan dukungan bagi jemaat dan warga yang terdampak.

Tokoh gereja di Tapanuli Utara juga memberikan penghargaan serupa, mengingat sebagian besar wilayah di sekitar Tarutung mengalami kerusakan fasilitas umum dan rumah ibadah. Warga menyebut kehadiran Kejaksaan sebagai "penyemangat" di tengah situasi sulit, terutama ketika sebagian masyarakat masih berada dalam kondisi trauma pascabencana.

Sebagai bentuk harapan dan ungkapan syukur, kegiatan ditutup dengan doa bersama yang dipimpin oleh tokoh gereja di masing-masing posko. Dalam doa tersebut dipanjatkan harapan agar wilayah Humbang Hasundutan dan Tapanuli Utara dijauhkan dari bencana susulan dan masyarakat diberikan ketabahan dalam proses pemulihan.

Para relawan, tokoh masyarakat, dan warga menyebut aksi kemanusiaan dari Kejaksaan ini menjadi energi moral penting di tengah upaya pemerintah daerah dan masyarakat dalam mempercepat pemulihan pascabencana.

Aksi kemanusiaan ini semakin menegaskan bahwa Kejaksaan Negeri Humbang Hasundutan hadir sebagai institusi yang tidak hanya menegakkan hukum, tetapi juga menjaga nilai kemanusiaan, kebersamaan, dan solidaritas sosial.

Di tengah kondisi darurat, Kejaksaan melangkah dengan cepat, menyentuh langsung kebutuhan masyarakat, sekaligus memperkuat kehadiran negara di tengah warga yang sedang berduka. (PS/BN) 

Komentar Anda

Terkini: