Koordinator IMABI Evan Saputra Desak Pemerintah Pusat Tetapkan Status Bencana Nasional

/ Senin, 01 Desember 2025 / 09.03.00 WIB


Evan Saputra| Koordinator Ikatan Mahasiswa Administrasi Bisnis dan Niaga Indonesia 

POSKOTASUMATERA.COM | LHOKSEUMAWE  -- Bencana besar yang telah menimpa Provinsi Aceh, Sumatera Utara dan Sumatera Barat, telah memakan banyak korban jiwa. Ribuan rumah warga  sudah di makan banjir bahkan di telan longsor, serta jembatan penghubung antara wilayah bahkan jembatan penghubung jalan lintas Nasional banyak yang putus sehingga jalan lumpuh total. 

Data dari Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Letjen TNI Suharyanto, juga mengungkapkan bahwa data sementara terdapat 279 orang hilang akibat bencana ini, yang jadi pertanyaan nya " Apakah korban yang harus hilang serta meninggal harus mencapai ratusan atau jutaan jiwa, agar status bencana yang terjadi ini baru di tetap kan menjadi Bencana Nasional.

Demikiandisampaikan oleh Mahasiswa Universitas Malikussaleh Selaku Koordinator Ikatan Mahasiswa Administrasi Bisnis dan Niaga Indonesia (IMABI) Universitas Malikussaleh Evan Saputra kepada Poskota senin 01 Desember 2025 di Lhokseumawe pagi tadi. 

Menurunnya, ada apa sebenarnya dengan pemerintah pusat sehingga sangat susah untuk menetapkan status bencana yang terjadi di Sumatera dan Aceh ini menjadi status bencana nasional, bahkan berita  tentang bencana besar ini juga sangat jarang di tayangkan di berita nasional (TV Nasional),apakah Sumatera memang di anak tirikan oleh pemerintah pusat, atau kami yang dari Sumatera ini bukan bagian dari Indonesia, tegas Evan. 

Peneliti dari Pusat Riset Iklim dan Atmosfer BRIN, Erma Yulihastin, juga sudah menyebutkan bahwa  peristiwa bencana yang terjadi di Sumatera ini merupakan salah satu peristiwa yang sangat langka karena karena hampir tak pernah terjadi di daerah khatulistiwa seperti Indonesia, "Jadi pemerintah pusat tunggu peristiwa ini menjadi langka seperti apa lagi, sebutnya. 

Evan harap Pemerintah pusat tidak hanya sekedar mengirimkan bantuan langsung dengan cara mencari simpati rakyat, tetapi untuk segera menetapkan bencana besar yang terjadi di Sumatera ini menjadi Bencana Nasional agar semua wilayah yang terdampak oleh bencana ini lebih cepat di atasi dan segera mendapatkan penanganan yang lebih layak, sigap dan cepat agar korban jiwa tidak semakin bertambah.

Bencana besar yang ada di Sumatera tidak di anggap sebagai bencana Nasional, tetapi hasil alam yang di keruk sebagai sumber keuntungan Nasional, ini membuat kita sangat Miris. (PS/DAMRY)


Komentar Anda

Terkini: