POSKOTASUMATERA.COM — MADINA — Suasana hangat dan penuh kebersamaan terasa di GPdI Rahmatlehi, Batang Lobung Sabtu (13/12-2025), saat SMK Negeri 1 Sinunukan menggelar Perayaan Natal dengan tema “Peliharalah Kasih Persaudaraan (Ibrani 13:1)”. Perayaan ini menjadi ruang perjumpaan yang sarat makna, di mana siswa, guru, dan seluruh warga sekolah berkumpul dalam semangat kasih, saling menghormati, dan kebersamaan.
Bagi para siswa, Natal kali ini bukan sekadar perayaan seremonial, melainkan momen refleksi tentang arti hidup berdampingan dalam perbedaan. Di tengah keberagaman latar belakang dan karakter, mereka belajar bahwa persaudaraan tumbuh dari sikap saling memahami dan menerima satu sama lain dengan tulus.
Nilai-nilai toleransi yang dihidupkan dalam perayaan tersebut tampak dari kebersamaan yang terjalin selama kegiatan berlangsung. Senyum, canda, dan kerja sama antar siswa mencerminkan bahwa kasih persaudaraan bukan hanya tema, tetapi sikap yang dipraktikkan secara nyata dalam kehidupan sekolah sehari-hari.
Kepala SMKN 1 Sinunukan, Henri Saputra, S.Pd, menyampaikan bahwa kegiatan keagamaan seperti perayaan Natal memiliki makna penting dalam membentuk karakter siswa. Menurutnya, sekolah bukan hanya tempat belajar keterampilan dan ilmu pengetahuan, tetapi juga ruang untuk menumbuhkan nilai kemanusiaan, empati, dan sikap saling menghargai.
Henri menegaskan bahwa siswa yang dibekali karakter toleran dan berjiwa sosial akan lebih siap menghadapi kehidupan bermasyarakat yang majemuk. “Menghargai perbedaan adalah modal utama untuk hidup rukun, baik di lingkungan sekolah, dunia kerja, maupun di tengah masyarakat,” ujarnya.
Partisipasi aktif siswa dalam setiap rangkaian kegiatan menjadikan perayaan ini terasa hidup dan bermakna. Mereka tidak hanya menjadi penonton, tetapi juga pelaku yang belajar tentang kebersamaan, kerja tim, dan pentingnya menjaga keharmonisan dalam perbedaan keyakinan dan pandangan.
Perayaan Natal SMK Negeri 1 Sinunukan pun menjadi bukti bahwa pendidikan karakter dapat tumbuh melalui pengalaman nyata. Dari momen sederhana yang penuh kasih ini, sekolah menanamkan harapan lahirnya generasi muda yang toleran, berempati, dan siap menjadi perekat persaudaraan di tengah kehidupan masyarakat yang beragam. (PS/BERMAWI)
