![]() |
| Foto : Jalan Guru Sinumba proses pembangunan |
POSKOTASUMATERA.COM- DELISERDANG-
Proyek pembangunan jalan di Jalan Guru Sinumba, Kecamatan Labuhan Deli, Kabupaten Deli Serdang, anggaran mencapai Rp844.000.000, dikerjakan CV Buana Perkasa, sempat menuai sorotan dan diduga Mark Up.
Pasalnya, proyek yang secara fisik hanya mencakup beberapa meter ini dinilai tidak sebanding dengan besarnya dana yang digelontorkan.
Hasil pantauan awak media di lapangan menunjukkan, selain pembangunan badan jalan, di sisi kanan dan kiri jalan juga dilakukan pengerjaan parit/drainase, padahal pada papan informasi proyek hanya tercantum pekerjaan pembangunan jalan. Kondisi ini memunculkan pertanyaan publik terkait kesesuaian antara dokumen proyek dan pelaksanaan di lapangan.
![]() |
| Foto : Kondisi Jalan Guru Sinumba Pasca Banjr |
Terkait hal ini Kepala Dinas Bina Marga Bina Konstruksi (SDABMBK) Kabupaten Deli Serdang melalui Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK) Lukito yang dikonfirmasi Poskotasunatera.com, Kamis (18/12/2025) mengatakan proyek pembangunan ruas jalan itu dilakukan sesuai kebutuhan dan kondisi di lapangan.
Dijelaskan Lukito, ruas jalan di Guru Sinumba Kecamatan Labuhan Deli merupakan lokasi rawan banjir, sehingga pembuangan jalannya dilakukan dengan menggunakan jalan beton, yang lebih tahan terhadap air dibanding bahan aspal.
"Ia bg, itu daerah yang rawan banjir sehingga dibuat jalan menggunakan bahan rigid beton dilengkapi pembesian" ujarnya.
Lebih jauh disampaikan Lukito, melihat kondisi lokasi yang rawan banjir, pekerjaan pembuatan jalan juga dilengkapi dengan pembuatan drainase, hal ini dimaksudkan untuk mengurai genangan air.
"Rigid beton badan jalan, Panjang +/- 80 meter, lebar 6 meter, Drainase 77 meter, Tpt 75 meter dan Box culvert 6 unit.
Drainase satu paket dengan pembangunan jalan," kata Lukito. (PS/HS/MF).

