Mewakili pengurus KSP IGORNAS Humbahas, Reymon Hutapea, didampingi sejumlah pengurus lain, membenarkan bahwa kegiatan sosial ini merupakan bentuk spontanitas yang lahir dari rasa persaudaraan.
“Gerakan spontanitas dari IGORNAS dan masyarakat Pematang Siantar, khususnya dari Kelurahan Sipinggol-Pinggol Kecamatan Siantar Barat, merupakan simbol bahwa kita satu saudara. Ketika ada yang berduka, wajar bila kita hadir untuk membantu,” ujarnya.
Senada dengan itu, Sekretaris IGORNAS Humbahas, Parulian Nainggolan, menegaskan bahwa sebelum menyerahkan bantuan, pihaknya telah berkoordinasi dengan Posko Peduli
Bencana Humbahas agar penyaluran tepat sasaran. “Kami terlebih dahulu berkoordinasi dengan Posko Pemerintah melalui Dinas Sosial. Tujuannya agar bantuan yang disalurkan sesuai kebutuhan dan arahan mereka,” jelasnya.
Parulian juga berharap bantuan ini dapat memberi manfaat meskipun jumlahnya tidak besar. “Nilainya memang tidak seberapa, namun gerakan bersama kawan-kawan dan para dermawan ini kami harapkan membawa penghiburan bagi para korban. Kita doakan agar bencana dijauhkan dari Humbahas dan seluruh wilayah NKRI,” harapnya.
Bantuan berupa sembako dan pakaian layak pakai diserahkan langsung kepada petugas di dua titik posko yaitu Posko Sigungunan—yang menerima untuk korban bencana Desa Pulogodang, Dusun Siatas—serta Posko Desa Panggugunan, Kecamatan Pakkat.
Kepala Desa Panggugunan, Rinding Naipospos, menyampaikan apresiasi atas kepedulian berbagai pihak. “Terima kasih kepada semua pihak yang telah mengulurkan tangan. Bantuan ini sangat berarti untuk meringankan beban warga kami. Kami juga berterima kasih kepada semua yang turut membantu proses evakuasi,” ujarnya. (PS/BN)
