POSKOTASUMATERA.COM-DELISERDANG-Kelangkaan Bahan Bakar Minyak (BBM) jadi momok menakutkan bagi masyarakat terutama bagi warga yang beraktivitas menggunakan kendaraan setiap hari.
Namun momen kelangkaan BBM ini juga menjadi "cuan" bagi para pedagang BBM eceran bahkan muncul pedagang pedagang dadakan dengan membandrol harga perliter BBM tembus Rp 30.000..
Namun dengan terpaksa masyarakat yang kehilangan akses harus membeli meski harganya melambung lebih 100 persen,"mau bagaimana lagi, kami harus berangkat kerja BBM biasanya 15 ribu ini jadi 30 ribu, setengah dari penghasilan kami sehari"ujar seorang buruh harian lepas (BHL) Jumat (4/11/2025).
Menanggapi hal ini, wakil Ketua Jaringan Pendamping Kebijakan Pembangunan (JPKP) Deli Serdang, Pujian Tarigan meminta pemerintah tanggap terhadap situasi ini.
Ia juga mendesak Polisi untuk merazia dan menindak pedagang BBM eceran atau dadakan yang menaikan harga mencapai 100 persen."ini tidak bisa dibiarkan, jangan biarkan asumsi kalau tidak mau jagan dibeli, pemerintah harus hadir di sini"ungkapnya.
Lanjut Pujian, terlebih untuk BBM yang di subsidi pemerintah harus diawasi penyalurannya,.(PS/HS)
