Apresiasi Karang Taruna kepada Dandim 0212, Sumur Bor Jadi Harapan Air Bersih Pasca Banjir

/ Rabu, 14 Januari 2026 / 19.28.00 WIB

POSKOTASUMATERA.COM – TAPANULI SELATAN — Di tengah upaya pemulihan pasca banjir bandang yang melanda Kecamatan Batangtoru, secercah harapan tumbuh dari semangat gotong royong lintas elemen masyarakat. Ketua Karang Taruna Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel), Ahmad Bangun Ritonga, SE, menyampaikan apresiasi tulus kepada Dandim 0212/Tapsel, Letkol Inf Dedy Harnoto, serta Danramil Batangtoru, Kapten Inf Sukarni Nasution, atas kepedulian dan dukungan nyata bagi masyarakat terdampak bencana.


Ucapan terima kasih itu disampaikan dalam suasana sederhana namun penuh makna saat koordinasi rencana pembangunan sumur bor di dapur umum Karang Taruna Yang difasilatasi Karangtaruna Nasional, Desa Batu Horing. Bagi relawan dan warga setempat, dapur umum bukan sekadar tempat memasak, melainkan ruang berbagi, tempat harapan kembali dirajut setelah banjir merenggut rasa aman dan kenyamanan hidup mereka.


Ahmad Bangun Ritonga mengungkapkan bahwa air bersih menjadi kebutuhan paling mendesak setelah banjir surut. Selama ini, relawan harus berjuang ekstra untuk memenuhi kebutuhan air demi memasak dan menjaga kebersihan dapur umum. “Sumur bor ini bukan hanya soal fasilitas, tapi tentang menjaga martabat dan kesehatan masyarakat yang sedang bangkit dari bencana,” ujarnya dengan nada penuh kepedulian.


Menurutnya, keberadaan sumur bor akan membuat dapur umum lebih siap dalam kondisi darurat, sekaligus bermanfaat jangka panjang bagi aktivitas sosial Karang Taruna. Ia berharap, dapur umum tersebut kelak dapat menjadi pusat pelayanan kemanusiaan yang mandiri dan tangguh, tanpa harus bergantung pada pasokan air dari luar.


Koordinasi dengan Dandim 0212/Tapsel, kata Ahmad, berjalan hangat dan penuh semangat kebersamaan. Saat ini, rencana pembangunan tinggal menunggu kesiapan tenaga ahli pengeboran. “Kami ingin memastikan pengerjaan dilakukan secara aman dan tepat, agar manfaatnya bisa dirasakan dalam waktu lama,” tambahnya.


Sementara itu, Dandim 0212/Tapsel Letkol Inf Dedy Harnoto menilai inisiatif Karang Taruna sebagai cerminan kepedulian pemuda terhadap lingkungannya. Ia menyebut, kolaborasi seperti ini adalah kekuatan besar dalam membangun ketahanan sosial masyarakat, terutama di wilayah rawan bencana. “Ketika pemuda bergerak, harapan masyarakat ikut tumbuh,” tuturnya.


Hal senada disampaikan Danramil Batangtoru Kapten Inf Sukarni Nasution. Ia berkomitmen untuk terus mendampingi proses di lapangan. Baginya, keterlibatan aktif pemuda Karang Taruna menunjukkan bahwa semangat gotong royong masih hidup dan menjadi fondasi kuat dalam menjawab kebutuhan nyata warga.


Lebih dari sekadar proyek infrastruktur, pembangunan sumur bor ini menjadi simbol kepedulian dan solidaritas. Akses air bersih diyakini mampu menjaga kesehatan, mempercepat pemulihan pasca bencana, serta menguatkan peran dapur umum sebagai ruang kemanusiaan yang memberi harapan bagi banyak orang.

Dengan sinergi antara Karang Taruna, TNI, dan masyarakat, Desa Batu Horing perlahan bangkit.


 Sumur bor yang direncanakan bukan hanya akan mengalirkan air, tetapi juga mengalirkan semangat baru—bahwa dari kebersamaan, luka akibat bencana dapat disembuhkan, dan masa depan yang lebih baik bisa dibangun bersama.(PS/BERMAWI)


Komentar Anda

Terkini: