BNNK Tapsel Tes Urine Mendadak Pegawai Bawaslu, Tegaskan Komitmen Institusi Bersih Narkoba

/ Jumat, 23 Januari 2026 / 11.41.00 WIB

POSKOTASUMATERA.COM–TAPSEL — Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Tapanuli Selatan melaksanakan tes urine secara mendadak terhadap jajaran pegawai Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Tapsel sebagai bagian dari upaya preventif pencegahan penyalahgunaan narkotika di lingkungan lembaga negara. Kegiatan tersebut berlangsung pada Jumat (23/1/2026) di Kantor Bawaslu Tapsel, Kelurahan Pargarutan, Kecamatan Angkola Timur, dengan melibatkan Aparatur Sipil Negara (ASN) dan tenaga pendukung.

Pelaksanaan tes urine ini merupakan strategi deteksi dini yang bertujuan menjaga integritas kelembagaan, profesionalitas aparatur, serta kualitas pengawasan pemilu. Lingkungan kerja yang bebas dari narkotika dipandang sebagai prasyarat fundamental dalam mewujudkan tata kelola institusi yang sehat, transparan, dan akuntabel, khususnya bagi lembaga yang memiliki mandat strategis dalam menjaga demokrasi.

Ketua Bawaslu Tapsel, Taufik Hidayat, SE, MM, C.Med., menjelaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan tindak lanjut dari audiensi dan koordinasi lintas sektor non-tahapan pemilu bersama Kepala Badan Kesbangpol Linmas Tapsel, Hamdy S. Pulungan, yang dilaksanakan pada Rabu (21/1/2026).

Sinergi antarlembaga, menurutnya, menjadi elemen penting dalam penguatan pencegahan narkoba di sektor pemerintahan.


“Tes urine ini merupakan wujud komitmen Bawaslu Tapsel dalam memastikan seluruh jajaran bekerja secara profesional dan terbebas dari pengaruh narkotika. Integritas pengawas pemilu tidak hanya diukur dari aspek regulatif, tetapi juga dari kesehatan fisik dan moral aparatur,” ujar Taufik. 

Ia menegaskan bahwa keteladanan institusi publik memiliki dampak signifikan terhadap kepercayaan masyarakat.

Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala BNNK Tapsel, Sitti Syarifah Lubis, SKM, menyampaikan bahwa pemeriksaan dilakukan menggunakan metode Rapid Diagnostic Test (RDT) yang telah terstandarisasi dan memiliki tingkat akurasi tinggi dalam mendeteksi zat narkotika. Seluruh prosedur pemeriksaan dilaksanakan sesuai standar operasional, dengan menjunjung tinggi prinsip profesionalitas dan kerahasiaan medis.


“Hasil tes urine menunjukkan seluruh pegawai Bawaslu Tapsel yang diperiksa dinyatakan negatif narkoba. Ini mencerminkan tingkat kesadaran yang baik serta komitmen aparatur dalam menjaga kesehatan dan etika profesi,” ungkap Sitti Syarifah.

Hasil tersebut sekaligus menjadi indikator positif bahwa pendekatan preventif dan edukatif dalam pencegahan narkoba di lingkungan institusi pemerintah memberikan dampak yang efektif.

Keberhasilan ini juga menegaskan pentingnya pengawasan internal yang berkelanjutan sebagai bagian dari manajemen sumber daya manusia.

Melalui kegiatan ini, BNNK dan Bawaslu Tapsel berharap upaya pencegahan penyalahgunaan narkoba dapat terus diperkuat secara berkesinambungan, baik di lingkungan pemerintahan maupun di tengah masyarakat luas. 

Tes urine mendadak ini menjadi instrumen strategis dalam membangun budaya kerja yang bersih, sehat, dan berintegritas, sejalan dengan agenda nasional pemberantasan narkoba.

(PS/BERMAWI)




Komentar Anda

Terkini: