HAB ke-80: Meneladani Baitul Hikmah, Kemenag Siap Warnai Dunia Digital dengan Konten Bermakna

/ Sabtu, 03 Januari 2026 / 18.21.00 WIB
Ratusan ASN memperingati Hari Amal Bakti (HAB) ke-80, Kementerian Agama (Kemenag) di halaman Kantor Kemenag Aceh Utara, Sabtu 03 Januari 2026. FOTO | DAHLAN AMRY 

POSKOTASUMATERA.COM | ACEH UTARA – Memperingati Hari Amal Bakti (HAB) ke-80, Kementerian Agama (Kemenag) menegaskan komitmennya untuk bertransformasi menjadi lembaga yang lebih adaptif dan inovatif. Dengan mengusung tema penguatan sinergi dan kerukunan, Kemenag mencanangkan visi besar menjadikan agama sebagai energi penggerak kemajuan bangsa di tengah dinamika zaman.

Demikian Pidato Mentri Agama RI yang dibacakan pada peringatan HAB ke 80,  oleh Drs. Fadli, MM, Kemenag Aceh Utara pada tanggal 3 Januari 2026, di Lhoksukon tadi pagi. 

​Kebangkitan Intelektual dan Transformasi Digital, salah satu poin krusial dalam peringatan tahun ini adalah seruan bagi seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) Kemenag untuk meneladani semangat Baitul Hikmah, pusat intelektual global pada abad pertengahan. Di era modern, semangat tersebut diwujudkan melalui penguasaan teknologi yang beretika.

​ASN Kemenag didorong untuk tidak sekadar menjadi penonton perubahan, melainkan aktif mewarnai substansi Kecerdasan Buatan (AI) dengan konten-konten keagamaan yang otoritatif, bermakna, dan menyejukkan.

​Capaian Nyata untuk Umat

​Selama delapan dekade perjalanannya, Kemenag melaporkan berbagai capaian signifikan yang menyentuh langsung kehidupan masyarakat, seperti Pendidikan Unggul  Madrasah dan Perguruan Tinggi Keagamaan kini sejajar, bahkan melampaui standar pendidikan umum melalui inovasi kurikulum.

Penguatan pondasi ekonomi dilakukan sebagai penggerak kesejahteraan masyarakat secara luas.

​Kerukunan Praktis: Melalui program 

​Menuju Indonesia Maju dan Bermartabat

​"Setiap kebijakan harus menghadirkan manfaat nyata, bukan sekadar urusan birokrasi," tegas pesan dalam peringatan tersebut. Dengan semangat pengabdian yang berdampak dan integritas yang kokoh, Kemenag optimis mampu merajut perbedaan identitas menjadi kekuatan kolaboratif.

​Peringatan ke-80 ini menjadi momentum bagi keluarga besar Kementerian Agama untuk bertransformasi menjadi pribadi yang lincah, empati, dan sigap melayani umat demi mewujudkan cita-cita "Umat Rukun, Sinergi Indonesia Damai dan Maju.

Fadli juga mengatakan, Menyongsong Era Baru dari Seksi Haji Hingga Berdirinya Kementerian Haji dan Umrah sangat kita hargai. 

Hal ini ​, Sebuah lembaran sejarah baru baru saja dibuka. Terhitung mulai 1 Januari 2026, layanan urusan haji yang dulunya berada di bawah naungan Seksi Haji Kementerian Agama (Kemenag), kini resmi bertransformasi menjadi Kementerian Haji dan Umrah.

​Perubahan ini bukan sekadar pergantian nama, melainkan simbol penguatan layanan bagi para tamu Allah, khususnya di wilayah Aceh Utara dan sekitarnya. 

Dia menjelaskan, Gedung yang berdiri kokoh tepat di sebelah kanan kita kini menjadi saksi bisu transisi besar tersebut.

​Dari jejak dedikasi  Bapak Astawi membicarakan sejarah haji di daerah ini tidak lepas dari sosok Bapak Haji Astawi, yang memimpin Seksi Haji saat masih berada di bawah Kemenag.

Dedikasi beliau telah meletakkan fondasi yang kuat bagi sistem yang kita nikmati saat ini.

Kini, tongkat estafet kepemimpinan berlanjut dengan rasa bangga. Salah satu putra terbaik Aceh Utara, Bapak Haji Asnawi, resmi mengemban amanah sebagai Kepala Kantor (Kakan haj) Kemenag Aceh Utara. Kehadiran beliau dalam acara terbaru ini menjadi bukti nyata bahwa sinergi antar-lembaga tetap terjaga meski secara struktural telah terjadi pemisahan.

​Kolaborasi Tanpa Batas

​Meskipun status institusi berubah, semangat kebersamaan antara Kementerian Agama dan Kementerian Haji dan Umrah dipastikan tidak akan luntur.

Dalam sambutannya, ditekankan bahwa: Pemanfaatan Gedung: Terkait status gedung, fokus utama tetap pada fungsionalitas dan pelayanan publik. Pihak Kemenhaj membuka pintu selebar-lebarnya bagi Kemenag jika membutuhkan fasilitas untuk kegiatan umat. Demikian ujarnya. (PS |DAMRY)

Komentar Anda

Terkini: