Kick-Off Pembangunan Embung Berbasis Partisipasi Masyarakat Di Desa Habeahan Resmi Dimulai

/ Rabu, 14 Januari 2026 / 09.01.00 WIB

POSKOTASUMATERA.COM-HUMBAHAS,- Pemerintah Kabupaten Humbang Hasundutan secara resmi memulai kegiatan Kick-Off Pembangunan Embung Berbasis Partisipasi Masyarakat di Desa Habeahan, Kecamatan Lintongnihuta, Kabupaten Humbang Hasundutan, Sumatera Utara, pada Selasa (13/1). 

Kegiatan ini menjadi langkah awal yang strategis dalam upaya penguatan ketahanan air serta mitigasi risiko banjir, khususnya bagi masyarakat pedesaan yang bergantung pada sektor pertanian.

Program pembangunan embung tersebut dilaksanakan melalui kolaborasi antara Pemerintah Kabupaten Humbang Hasundutan, Lembaga Pengabdian Pada Masyarakat Universitas Sumatera Utara (LPPM-USU), serta Pemerintah Desa Habeahan. Sinergi antara pemerintah daerah, akademisi, dan masyarakat ini diharapkan mampu menghasilkan pembangunan yang berkelanjutan dan tepat sasaran.

Kick-off pembangunan embung mengusung tema “Dalam Rangka Penguatan Ketahanan Air dan Mitigasi Banjir”, sekaligus menjadi bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui penguatan infrastruktur sumber daya air. 

Embung yang akan dibangun diharapkan dapat berfungsi sebagai cadangan air (water storage) untuk kebutuhan pertanian pada musim kemarau, serta sebagai pengendali limpasan air hujan pada musim penghujan guna menekan potensi banjir.

Kegiatan ini secara resmi dibuka oleh Bupati Humbang Hasundutan, Dr. Oloan Paniaran Nababan, S.H., M.H., yang dalam kesempatan tersebut diwakili oleh Asisten Perekonomian dan Pembangunan, Martogi Purba. 

Turut hadir dalam kegiatan tersebut jajaran pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Camat Lintongnihuta, Kepala Desa Habeahan, tokoh agama, tokoh adat, serta masyarakat Desa Habeahan yang menunjukkan antusiasme tinggi terhadap program pembangunan ini.

Dalam sambutan Bupati Humbang Hasundutan yang dibacakan oleh Asisten Perekonomian dan Pembangunan, disampaikan bahwa Desa Habeahan memiliki potensi agribisnis yang sangat besar, terutama pada sektor pertanian. 

Namun demikian, desa ini masih menghadapi tantangan serius terkait ketersediaan air, khususnya pada musim kemarau yang kerap berdampak pada menurunnya produktivitas pertanian.

“Pembangunan embung ini diharapkan menjadi solusi strategis sebagai tabungan air bagi masyarakat. Selain itu, embung juga berfungsi sebagai sarana pengendalian limpasan air pada musim hujan, sehingga dapat mengurangi risiko banjir dan kerusakan lahan pertanian,” demikian disampaikan dalam sambutan tersebut.

Bupati Humbang Hasundutan juga menyampaikan apresiasi dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada LPPM-USU beserta Tim Pengabdian Universitas Sumatera Utara yang terlibat langsung dalam kegiatan ini. Tim tersebut diketuai oleh Prof. Abdul Rauf, dengan anggota Prof. Rachmawaty, Dr. Bejo Slamet, Dr. Yusak Tanuwidjaja, serta Nur Ullina Sebayang, SP., M.Agr.

Menurut Bupati, keterlibatan para akademisi di tengah-tengah masyarakat merupakan wujud nyata peran perguruan tinggi dalam pembangunan daerah. Ilmu pengetahuan dan hasil riset diharapkan tidak hanya berkembang di ruang akademik, tetapi juga dapat diaplikasikan secara langsung untuk menjawab permasalahan riil yang dihadapi masyarakat.

Lebih lanjut disampaikan bahwa keberhasilan pembangunan embung ini sangat ditentukan oleh partisipasi aktif masyarakat Desa Habeahan. Pemerintah daerah bersama LPPM-USU berperan dalam memberikan dukungan kebijakan, pendampingan teknis, serta pengawasan, sementara masyarakat menjadi subjek utama sekaligus pemilik dari embung yang dibangun.

“Dengan keterlibatan aktif masyarakat sejak tahap perencanaan, pelaksanaan, hingga pemeliharaan, embung ini diharapkan dapat berfungsi optimal dan berkelanjutan dalam jangka panjang,” tambahnya.

Melalui program pembangunan embung berbasis partisipasi masyarakat ini, Pemerintah Kabupaten Humbang Hasundutan berharap dapat menciptakan model pembangunan infrastruktur desa yang inklusif, berkelanjutan, serta mampu meningkatkan ketahanan pangan dan kesejahteraan masyarakat di wilayah pedesaan.

Editor : PS/B.Nababan 

Komentar Anda

Terkini: