Konsisten di Garda Kemanusiaan, Karang Taruna Tapsel Setia Dampingi Pengungsi Banjir dan Longsor Batangtoru

/ Kamis, 08 Januari 2026 / 19.36.00 WIB

POSKOTASUMATERA.COM | TAPSEL – Di tengah duka dan ketidakpastian yang dialami para korban banjir dan longsor di Kecamatan Batangtoru, kehadiran Karang Taruna Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel) menjadi secercah harapan. Sejak hari pertama bencana hingga saat ini, para pemuda Karang Taruna tetap setia berada di sisi para pengungsi, memberikan pendampingan dan pelayanan kemanusiaan di Posko Ceria dan dapur umum yang berlokasi di Desa Batuhula.


Bagi para pengungsi, posko tersebut bukan sekadar tempat berlindung, tetapi juga ruang untuk berbagi cerita, menguatkan satu sama lain, dan merasakan kepedulian. Relawan Karang Taruna hadir tanpa pamrih, memastikan kebutuhan dasar terpenuhi, mulai dari makanan hingga dukungan moral, terutama bagi mereka yang kehilangan rumah dan harta benda akibat bencana alam.


Setiap hari, dapur umum Karang Taruna Tapsel tak pernah sepi aktivitas. Sejak pagi, relawan bergotong royong menyiapkan makanan hangat yang kemudian dibagikan kepada para pengungsi. Di balik kepulan asap dapur, terselip niat tulus untuk meringankan beban saudara-saudara mereka, dengan tetap memperhatikan kebersihan, nilai gizi, serta kebutuhan kelompok rentan seperti anak-anak, lansia, dan ibu hamil.


Ketua Karang Taruna Tapsel, Ahmad Bangun Ritonga, S.E., menuturkan bahwa keterlibatan pemuda dalam aksi kemanusiaan ini adalah panggilan hati. Menurutnya, gotong royong bukan sekadar slogan, melainkan nilai hidup yang harus diwujudkan dalam situasi sulit. “Kami ingin para pengungsi merasa tidak sendiri. Kehadiran kami adalah bentuk empati dan tanggung jawab sosial pemuda,” ujarnya.


Tak hanya soal pangan, Posko Ceria juga menjadi ruang ramah anak. Di sana, tawa anak-anak kembali terdengar melalui kegiatan bermain, menggambar, dan belajar sederhana. Aktivitas ini menjadi upaya kecil namun bermakna untuk membantu anak-anak melepas trauma dan kembali merasakan suasana aman di tengah kondisi darurat yang mereka alami.


Kegiatan kemanusiaan ini turut didukung kolaborasi berbagai pihak, mulai dari pemerintah desa, relawan, hingga masyarakat setempat. Kebersamaan tersebut memperlihatkan bahwa kekuatan solidaritas masyarakat menjadi kunci utama dalam menghadapi dan bangkit dari bencana.


Melalui aksi yang terus berlanjut ini, Karang Taruna Tapsel menegaskan perannya sebagai garda terdepan kepedulian sosial di daerah. Pendampingan yang dilakukan bukan hanya untuk hari ini, tetapi sebagai ikhtiar membangun ketangguhan dan harapan agar para pengungsi dapat kembali menata kehidupan dengan sem acknowledgesangat kebersamaan dan kemanusiaan.(PS/BERMAWI)


Komentar Anda

Terkini: