POSKOTASUMATERA.COM-MEDAN-Wakil Wali Kota Medan, H. Zakiyuddin Harahap, menegaskan bahwa masjid tidak hanya berfungsi sebagai tempat ibadah, tetapi juga harus menjadi pusat kegiatan sosial yang berperan aktif dalam membantu dan membangun kehidupan masyarakat di sekitarnya.
Hal tersebut disampaikan Zakiyuddin saat melakukan peletakan batu pertama pembangunan Masjid At-Tawwabin yang berlokasi di Jalan Pimpinan No. 1, Kecamatan Medan Tembung, Senin (26/1/2026).
“Masjid hadir bukan hanya untuk shalat, tetapi juga untuk membantu orang-orang di sekelilingnya. Masjid harus menjadi pusat kepedulian, pusat kebaikan, dan pusat solusi bagi masyarakat,” ujar Zakiyuddin di hadapan tokoh agama, masyarakat, dan jajaran pemerintahan setempat.
Ia juga mengingatkan pentingnya pengelolaan dana infak masjid secara bijak dan transparan agar dapat memberikan manfaat yang luas bagi umat, sekaligus mencegah potensi konflik di tengah masyarakat.
“Gunakan infak masjid untuk berbagi. Jangan sampai karena infak terjadi pertengkaran. Semua yang ada di sini adalah milik Allah, dan harus dimanfaatkan untuk kebaikan bersama,” tegasnya.
Lebih lanjut, Zakiyuddin menyoroti peran strategis masjid dalam membina moral generasi muda dan mencegah berbagai perilaku negatif, seperti penyalahgunaan narkoba, kriminalitas, dan kenakalan remaja. Ia mengajak seluruh elemen masyarakat, termasuk para ibu dan insan pers yang hadir, untuk aktif melaporkan titik-titik rawan peredaran narkoba di wilayah masing-masing.
“Masjid yang baik akan melahirkan masyarakat yang baik. Dengan hadirnya masjid ini, kita berharap generasi muda terbebas dari pengaruh narkoba, pencurian, dan berbagai bentuk kejahatan lainnya,” katanya.
Pembangunan Masjid At-Tawwabin mendapat dukungan penuh dari Pemerintah Kota Medan melalui Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Cipta Karya dan Tata Ruang (Perkimcitaru), dengan bantuan dana pembangunan sebesar Rp50 juta. Selain itu, Zakiyuddin secara pribadi turut menyumbangkan Rp50 juta atas nama orang tua dan kakaknya yang telah wafat sebagai bentuk amal jariyah bagi keluarga.
Dalam kesempatan tersebut, Zakiyuddin juga mengenang pesan almarhum ayahnya, H.M. Shaleh Harahap, yang selalu menekankan pentingnya memakmurkan masjid dan membangun rumah ibadah sebagai prioritas utama dalam kehidupan.
“Almarhum ayah saya selalu mengajarkan agar mendahulukan pembangunan masjid sebelum membangun rumah sendiri. Pesan itulah yang membuat saya merasa bertanggung jawab untuk ikut membantu pembangunan masjid ini,” tuturnya dengan penuh haru.
Kegiatan peletakan batu pertama ini turut dihadiri Kepala Dinas Perkimcitaru Jhon Ester Lase, tokoh agama, tokoh masyarakat, Camat, Lurah se-Kecamatan Medan Tembung, serta warga sekitar.
Wakil Wali Kota Medan berharap Masjid At-Tawwabin kelak tidak hanya menjadi pusat ibadah, tetapi juga menjadi pusat kegiatan sosial, pendidikan keagamaan, pembinaan generasi muda, serta simbol persatuan dan kesejahteraan masyarakat.
“Semoga masjid ini menjadi sumber keberkahan, kebahagiaan, dan kemakmuran bagi seluruh warga,” pungkasnya.
(PS/M.FAUZI)

