Musrenbang Kelurahan Simatorkis 2027: Dari Balai Lurah, Harapan Warga Dirajut Menjadi Arah Pembangunan

/ Rabu, 28 Januari 2026 / 15.35.00 WIB

POSKOTASUMATERA.COM – TAPSEL-Ruang Kantor Lurah Simatorkis, Kecamatan Angkola Barat, Rabu (28/1/2026), pagi itu terasa berbeda. Kursi-kursi tersusun rapi, suara obrolan warga bersahutan, dan wajah-wajah penuh harap memenuhi ruangan. Dari ibu rumah tangga, tokoh masyarakat, hingga pemuda kelurahan, semua hadir dengan satu tujuan yang sama: menyampaikan mimpi tentang Simatorkis yang lebih baik melalui Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Kelurahan Tahun 2027.

Bagi warga, Musrenbang bukan sekadar agenda tahunan yang datang dan pergi. Forum ini menjadi ruang aman untuk bercerita tentang jalan lingkungan yang rusak, peluang ekonomi yang ingin diperluas, hingga keresahan dan harapan bagi generasi muda. Di sinilah suara-suara kecil yang kerap tak terdengar mendapat tempat untuk disatukan.


Kegiatan ini dihadiri Lurah Simatorkis beserta jajaran, unsur Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Kelurahan (BPMK), tokoh masyarakat, serta perwakilan warga dari berbagai lingkungan.


 Pemerintah Kecamatan Angkola Barat turut hadir melalui Kepala Seksi Ekonomi dan Pembangunan (Kasi Ekbang), Juni Suryani, SE, yang mewakili camat.

Dalam sambutannya, Juni Suryani menekankan bahwa Musrenbang adalah jembatan penting antara kebutuhan riil masyarakat dan kebijakan pembangunan pemerintah. Ia mengajak warga menyampaikan usulan yang terukur dan realistis agar dapat diperjuangkan pada tahapan perencanaan berikutnya.


“Pembangunan yang baik tidak lahir dari balik meja, tetapi dari suara warga. Ketika masyarakat dan pemerintah berjalan seiring, hasilnya akan lebih tepat sasaran dan berkelanjutan,” ungkapnya.


Sementara itu, Lurah Simatorkis, Ali Imam Arrsyid Pasaribu, SST., M.I.Kom, mengaku bangga melihat tingginya partisipasi masyarakat. Menurutnya, kehadiran warga dari berbagai kalangan mencerminkan tumbuhnya kesadaran bersama bahwa masa depan kelurahan adalah tanggung jawab kolektif.


“Musrenbang ini milik kita bersama. Setiap usulan adalah wujud kepedulian dan cinta warga terhadap Simatorkis,” tutur Ali Imam di hadapan peserta.


Sesi diskusi berlangsung dinamis. Warga menyampaikan beragam aspirasi, mulai dari peningkatan infrastruktur lingkungan, penguatan ekonomi masyarakat, pelayanan sosial yang lebih merata, hingga pembinaan kepemudaan agar generasi muda memiliki ruang tumbuh yang positif.



Lebih dari sekadar merumuskan daftar usulan, Musrenbang Kelurahan Simatorkis menjadi potret nyata perencanaan pembangunan dari bawah atau bottom-up. Proses ini menumbuhkan rasa memiliki, bahwa pembangunan bukan hanya program pemerintah, melainkan hasil kesepakatan dan perjuangan bersama.

Dengan berakhirnya Musrenbang Kelurahan Simatorkis Tahun 2027, harapan warga pun menguat. Setiap gagasan yang lahir dari ruang kantor lurah itu diharapkan dapat terus dikawal hingga terwujud nyata. 


Pemerintah kelurahan dan masyarakat sepakat menjaga semangat kebersamaan demi Simatorkis yang tumbuh, berdaya, dan semakin layak huni bagi seluruh warganya.

(PS/BERMAWI)

 

Komentar Anda

Terkini: