Program Ketahanan Pangan 2025 Sukses, Warga Desa Perkebunan PK Antusias Olah Jagung Lokal

/ Senin, 12 Januari 2026 / 14.31.00 WIB

POSKOTASUMATERA.COM – PADANGSIDIMPUAN — Suasana kebersamaan tampak begitu hidup di Desa Perkebunan PK, Kecamatan Padangsidimpuan Tenggara. Di bawah terik matahari, warga dari berbagai usia bahu-membahu menjemur jagung hasil panen. Tawa, obrolan ringan, dan semangat gotong royong menjadi pemandangan hangat yang menandai keberhasilan Program Ketahanan Pangan Tahun 2025 di desa tersebut.


Bagi masyarakat setempat, jagung bukan sekadar hasil pertanian, melainkan sumber penghidupan dan harapan. Program ketahanan pangan yang berfokus pada komoditas lokal ini memberi ruang bagi warga untuk kembali percaya pada potensi tanah mereka sendiri. Jagung yang selama ini ditanam secara turun-temurun kini dikelola lebih terarah dan bernilai ekonomi lebih tinggi.


Kepala Desa Perkebunan PK, Lumalo Harahap, menyampaikan bahwa keberhasilan program ini lahir dari keterlibatan aktif masyarakat. Sejak proses perencanaan hingga panen, warga dilibatkan secara langsung sehingga mereka merasa memiliki dan bertanggung jawab atas hasil yang dicapai. “Semangat kebersamaan inilah kekuatan utama desa,” ujarnya.


Penjemuran jagung dilakukan secara tradisional di halaman rumah dan lahan terbuka desa. Meski sederhana, proses ini tetap memperhatikan kualitas hasil panen agar layak simpan dan memiliki daya jual. Bagi para petani, setiap butir jagung yang dijemur menyimpan harapan akan kehidupan yang lebih baik bagi keluarga mereka.


Lebih dari sekadar kegiatan pertanian, penjemuran jagung menjadi ruang interaksi sosial yang mempererat hubungan antarwarga. Anak-anak turut membantu orang tua, sementara kaum ibu saling berbagi cerita. Nilai gotong royong yang mulai jarang ditemui di perkotaan justru tumbuh subur di desa ini.


Program ketahanan pangan juga membawa dampak ekonomi yang nyata. Dengan hasil panen yang optimal, petani dapat menekan biaya produksi dan memperoleh pendapatan yang lebih stabil. Jagung tidak hanya dikonsumsi, tetapi juga dijual sebagai sumber tambahan penghasilan keluarga.


Ke depan, Pemerintah Desa Perkebunan PK berharap program ini terus berlanjut dan mendapat dukungan dari berbagai pihak. Masyarakat optimistis, dengan kerja bersama dan pemanfaatan potensi lokal, desa mereka mampu mewujudkan kemandirian pangan sekaligus meningkatkan kesejahteraan secara berkelanjutan. (PS/BERMAWI)

Komentar Anda

Terkini: