POSKOTADUMATERA.COM- TAPANULI SELATAN — Senyum polos anak-anak kembali merekah di halaman SD Negeri No. 100906 Muara Manompas, Kecamatan Muara Batangtoru, Minggu (4/1/2026). Setelah hari-hari sulit pascabanjir yang merendam rumah dan sekolah mereka, kehadiran Bupati Tapanuli Selatan (Tapsel) H. Gus Irawan Pasaribu membawa semangat baru bagi ribuan siswa yang sempat kehilangan perlengkapan belajar.
Didampingi Ketua TP PKK Tapsel Ny. Murni H. Gus Irawan Pasaribu, Bupati menyerahkan langsung perlengkapan sekolah kepada para siswa. Tas, sepatu, seragam, hingga alat tulis disambut dengan mata berbinar oleh anak-anak yang selama beberapa waktu harus belajar dengan keterbatasan. Momen penyerahan bantuan itu tak hanya menjadi agenda seremonial, tetapi juga ruang perjumpaan penuh empati antara pemerintah dan warganya.
Bagi sebagian siswa, banjir bukan sekadar air yang meluap, tetapi peristiwa yang menghilangkan buku pelajaran, seragam sekolah, bahkan rasa percaya diri untuk kembali ke kelas. “Ada anak-anak yang datang ke sekolah tanpa sepatu, ada pula yang tak lagi punya tas,” ujar salah seorang guru dengan nada lirih. Kondisi itulah yang mendorong pemerintah daerah bergerak cepat memulihkan kebutuhan dasar pendidikan.
Dalam sambutannya, Bupati Gus Irawan menegaskan bahwa anak-anak adalah masa depan daerah yang harus dijaga, terlebih dalam situasi pascabencana. Menurutnya, pemulihan pendidikan bukan hanya soal fasilitas, tetapi juga tentang mengembalikan semangat, rasa aman, dan keyakinan anak-anak untuk terus bermimpi. “Kami ingin anak-anak tetap sekolah, tetap tersenyum, dan tidak kehilangan harapan,” tuturnya.
Bantuan yang disalurkan meliputi seragam OSIS, seragam Pramuka, sepatu, tas sekolah, serta perlengkapan alat tulis. Seluruhnya disesuaikan dengan kebutuhan nyata siswa di lapangan. Program ini menjadi bagian dari upaya education recovery, agar proses belajar mengajar dapat kembali berjalan normal tanpa membebani keluarga yang juga sedang berjuang memulihkan kehidupan pascabanjir.
Plt Kepala Dinas Pendidikan Tapsel, Efrida Yanti Pakpahan, STP, MM, menjelaskan bahwa bantuan tersebut menjangkau delapan sekolah dasar dan dua sekolah menengah pertama di Kecamatan Muara Batangtoru. Pendataan dilakukan bersama pihak sekolah agar setiap siswa terdampak memperoleh bantuan secara adil dan tepat sasaran.
Kegiatan ini turut dihadiri Anggota DPRD Tapsel Rocky AP Gultom, Sekcam Muara Batangtoru Jasinaloan, serta para tenaga pendidik. Kehadiran mereka menjadi simbol kebersamaan dan kepedulian lintas sektor dalam memastikan pendidikan tetap menjadi prioritas, bahkan di tengah situasi sulit.
Di balik paket bantuan yang dibagikan, tersimpan pesan sederhana namun mendalam: anak-anak Muara Batangtoru tidak sendiri. Pemerintah hadir, masyarakat bergandeng tangan, dan masa depan tetap bisa dirajut kembali—satu tas sekolah, satu pasang sepatu, dan satu senyum harapan di setiap langkah mereka menuju ruang kelas.(PS/BERMAWI)
