Rumuskan Arah Pembangunan 2027, Musrenbang Desa Luat Lombang Libatkan Seluruh Elemen Masyarakat

/ Sabtu, 24 Januari 2026 / 13.57.00 WIB

POSKOTASUMATERA.COM – SIPIROK — Suasana Kantor Desa Luat Lombang, Kecamatan Sipirok, Jumat (23/1/2026), tampak berbeda dari hari biasanya. Sejak pagi, warga dari berbagai latar belakang berdatangan, duduk berdampingan, dan berbagi gagasan dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Desa untuk Tahun Anggaran 2027.

Forum ini menjadi ruang bersama bagi masyarakat untuk menyuarakan harapan dan menentukan arah masa depan desa mereka.

Musrenbang tersebut dihadiri unsur pemerintah dan elemen masyarakat secara lengkap. Camat Sipirok yang diwakili Sekretaris Camat, Babinsa, Bhabinkamtibmas, Kepala Desa Luat Lombang Nasaon Siregar, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), pendamping desa, kader Posyandu, Ketua PKK, kader KB, bidan desa, tokoh masyarakat, hingga warga undangan tampak aktif mengikuti jalannya diskusi. Kehadiran mereka mencerminkan semangat gotong royong yang masih kuat mengakar di tengah masyarakat desa.


Kepala Desa Luat Lombang, Nasaon Siregar, dalam sambutannya menyampaikan bahwa Musrenbang bukan sekadar agenda tahunan, melainkan wadah penting untuk mendengar langsung suara masyarakat. Ia menegaskan bahwa setiap usulan warga—mulai dari infrastruktur hingga kebutuhan sosial—akan dicatat dan dipertimbangkan secara adil berdasarkan tingkat urgensi dan kemampuan anggaran desa. “Pembangunan desa harus lahir dari kebutuhan warga, bukan semata-mata dari rencana di atas kertas,” ujarnya.


Arahan juga disampaikan oleh Sekcam Sipirok yang mewakili Camat Sipirok Saharuddin Perwira, S.Sos. Ia menekankan pentingnya keterpaduan antara rencana pembangunan desa dengan kebijakan di tingkat kecamatan dan kabupaten. Menurutnya, perencanaan yang baik harus didukung data yang akurat dan komitmen bersama agar setiap program benar-benar dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.


Diskusi semakin hidup ketika perwakilan kader Posyandu, PKK, kader KB, dan bidan desa menyampaikan aspirasi terkait kesehatan ibu dan anak, ketahanan keluarga, serta pemberdayaan perempuan. Usulan tersebut menunjukkan bahwa pembangunan yang diinginkan warga tidak hanya tentang jalan dan bangunan, tetapi juga tentang peningkatan kualitas hidup dan kesejahteraan keluarga.

Sementara itu, Babinsa dan Bhabinkamtibmas menyatakan kesiapan mendukung setiap program pembangunan desa. 


Mereka mengingatkan bahwa keamanan dan ketertiban lingkungan merupakan fondasi penting agar seluruh rencana pembangunan dapat berjalan lancar dan berkelanjutan. Keduanya juga mengajak warga untuk terus menjaga kebersamaan dan kondusivitas desa.


Melalui Musrenbang Desa Luat Lombang Tahun 2027 ini, harapan dan gagasan masyarakat dirajut menjadi satu kesepahaman bersama. Forum ini tidak hanya menghasilkan daftar usulan pembangunan, tetapi juga meneguhkan nilai partisipasi dan kebersamaan sebagai kekuatan utama desa. Dari musyawarah inilah, cita-cita menuju Desa Luat Lombang yang maju, mandiri, dan sejahtera mulai dirancang bersama. (PS/BERMAWI)


Komentar Anda

Terkini: