Kepala SMA Negeri 2 Plus Sipirok Akhiruddin Harahap S.Sos M.Pd
POSKOTASUMATERA.COM – TAPSEL — Suasana penuh harap dan semangat mulai terasa di lingkungan SMA Negeri 2 Plus Sipirok seiring resmi dibukanya Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun Pelajaran 2026/2027. Proses seleksi ini menjadi pintu awal bagi ratusan calon peserta didik yang bercita-cita menempuh pendidikan di sekolah berasrama yang dikenal konsisten mengintegrasikan prestasi akademik, kedisiplinan, dan penguatan karakter.
Kepala SMA Negeri 2 Plus Sipirok, Akhiruddin Harahap, S.Sos., M.Pd., menjelaskan bahwa tahapan seleksi dirancang secara komprehensif dan sistematis. Hal tersebut disampaikannya di ruang kerja kepala sekolah, Rabu (28/1/2026).
Menurutnya, SPMB tidak hanya berorientasi pada capaian akademik, tetapi juga pada kesiapan mental, fisik, dan kepribadian calon siswa dalam menghadapi kehidupan pendidikan berasrama.
Ia menerangkan bahwa pada 5 April 2026, seluruh peserta seleksi dijadwalkan memasuki asrama sekaligus mengambil nomor ujian di Kantor Sekretariat YPMHB, Gedung Danau Marsabut. Tahap ini menjadi fase pengenalan awal terhadap lingkungan asrama yang menuntut kemandirian, kedisiplinan, serta tanggung jawab personal sejak hari pertama.
Rangkaian seleksi akan berlangsung selama tiga hari, yakni 6 hingga 8 April 2026. Pada hari pertama, peserta mengikuti tes akademik dan psikotes yang dilaksanakan di ruang kelas SMAN 2 Plus Sipirok. Proses ini didampingi oleh Tim Grahita Indonesia Consulting, guna memastikan penilaian kemampuan kognitif, kesiapan mental, serta karakter calon peserta didik dilakukan secara objektif dan terukur.
Seleksi kemudian berlanjut dengan tes kesehatan dan kesamaptaan jasmani pada hari berikutnya. Bertempat di ruang kelas dan lapangan sepak bola sekolah, para peserta diuji ketahanan fisik dan kondisi kesehatannya melalui kerja sama dengan RSUD serta Satuan Brimob Batalyon C Tapanuli Selatan. Tahapan ini menjadi indikator penting kesiapan peserta dalam mengikuti ritme pendidikan berasrama yang dinamis dan disiplin.
Selain aspek akademik dan fisik, panitia juga menekankan ketertiban administrasi serta kesiapan perlengkapan pribadi peserta. Persyaratan tersebut meliputi surat keterangan sehat, seragam asal sekolah, pakaian olahraga, hingga kebutuhan harian selama masa seleksi. Uang makan sebesar Rp250.000 dibayarkan saat pengambilan nomor ujian melalui staf administrasi YPMHB SMAN 2 Plus Sipirok, Cahaya Siregar, S.E.
Panitia turut mengimbau peserta agar menjaga barang pribadi secara mandiri dan bertanggung jawab.
Hasil seleksi SPMB SMAN 2 Plus Sipirok Tahun Pelajaran 2026/2027 dijadwalkan diumumkan pada 16 April 2026 melalui papan mading sekolah dan laman resmi SMAN 2 Plus Sipirok. Seluruh proses seleksi berada di bawah koordinasi Panitia Seleksi dan Panitia Pendaftaran dengan penanggung jawab Kepala Sekolah, Akhiruddin Harahap, S.Sos., M.Pd., serta didukung Kepala Asrama Agus Salim Hasibuan, S.Sos.
Melalui mekanisme seleksi terpadu yang mencakup aspek akademik, kesehatan, fisik, dan karakter, SMAN 2 Plus Sipirok kembali menegaskan komitmennya sebagai institusi pendidikan yang berorientasi pada pembentukan sumber daya manusia unggul. Tidak hanya mencetak siswa berprestasi, sekolah ini berupaya membangun generasi muda yang tangguh, berintegritas, dan siap menghadapi tantangan masa depan dengan karakter yang kuat.
(PS/BERMAWI)
