POSKOTASUMATERA.COM-PADANGSIDIMPUAN-Kegiatan yasinan rutin setiap Jumat yang dilaksanakan di SMAN 2 Padangsidimpuan menjadi salah satu program strategis sekolah dalam pembinaan karakter spiritual seluruh warga sekolah. Program ini dilaksanakan secara konsisten dan dilengkapi dengan ceramah keagamaan oleh ustaz satu kali setiap bulan sebagai upaya penguatan nilai religius di lingkungan pendidikan menengah.
Pelaksanaan kegiatan ini sejalan dengan tujuan pendidikan nasional yang menekankan keseimbangan antara pengembangan kecerdasan intelektual, emosional, dan spiritual. Melalui pendekatan pembiasaan keagamaan, sekolah berupaya membentuk peserta didik yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki fondasi moral dan spiritual yang kuat.
Yasinan rutin tersebut diikuti oleh kepala sekolah, dewan guru, tenaga kependidikan, serta seluruh siswa dengan penuh kekhusyukan. Kegiatan dilaksanakan di lingkungan sekolah pada pagi hari sebelum proses pembelajaran dimulai, sehingga tidak mengganggu kegiatan akademik, bahkan menjadi sarana pembuka yang menenangkan dan memotivasi peserta didik dalam menjalani aktivitas belajar.
Kepala SMAN 2 Padangsidimpuan, Akhiruddin Harahap, S.Sos., M.Pd., menyampaikan bahwa kegiatan yasinan memiliki nilai strategis dalam membentuk karakter siswa yang berakhlak mulia, disiplin, dan memiliki kesadaran spiritual yang baik. Menurutnya, pendidikan sejatinya tidak hanya berorientasi pada capaian kognitif, tetapi juga pada pembentukan kepribadian dan moral peserta didik.
Lebih lanjut, Akhiruddin Harahap menjelaskan bahwa pembiasaan kegiatan keagamaan mampu menciptakan suasana sekolah yang kondusif, harmonis, dan sarat nilai kebersamaan. Iklim sekolah yang positif tersebut dinilai sangat penting dalam mendukung proses pembelajaran, karena siswa merasa aman, nyaman, serta memiliki ikatan emosional yang kuat dengan lingkungan sekolah.
Dari perspektif pendidikan karakter, yasinan rutin berfungsi sebagai media internalisasi nilai-nilai religius dan sosial. Melalui pembacaan Surah Yasin dan doa bersama, siswa diajak untuk menumbuhkan rasa syukur, kesadaran diri, serta empati terhadap sesama, yang berkontribusi pada pembentukan karakter peserta didik secara holistik.
Para guru SMAN 2 Padangsidimpuan juga mengapresiasi kegiatan ini karena dinilai berdampak positif terhadap kedisiplinan dan sikap santun siswa dalam kehidupan sehari-hari. Mereka mengamati adanya peningkatan etika pergaulan, kepatuhan terhadap tata tertib sekolah, serta semangat belajar siswa seiring dengan konsistensi pelaksanaan kegiatan keagamaan.
Melalui program yasinan rutin setiap Jumat ini, SMAN 2 Padangsidimpuan menegaskan komitmennya sebagai institusi pendidikan yang tidak hanya berorientasi pada prestasi akademik, tetapi juga konsisten dalam membina karakter dan spiritualitas peserta didik. Ke depan, pihak sekolah berharap kegiatan ini dapat terus berkelanjutan dan menjadi contoh dalam penguatan pendidikan karakter di lingkungan sekolah lainnya.(PS/BERMAWI)
.jpg)
