POSKOTASUMATERA.COM – DAIRI – Bupati Dairi Vickner Sinaga Jalin Silaturahmi Dengan Jurnalis Media Cetak Dan Online, Siraman Rohani dan Buka Puasa Bersama di Pendopo Bupati , Minggu (15/3/2026).
Siraman rohani atau kebaktian/Ibadah singkat
dilakukan dipendopo Bupati dengan insan Pers yang a Kristen,langsung dpimpin
oleh Pdt.Crista Barita br.Siahan,S.Th,M.Pd (Pendeta Resort HKBP Tiga Baru
Distrik VI Dairi.
Acara tersebut di isi dengan nyanyian rohani,Doa
syafaat dan renungan singkat/Khotbah yang diambil dari Surat Rasul Paulus kepada
Jemaat Efesus, yaitu Efesus 5:8-14 ,dengan "Bersukacita dalam pemulihan
dan janji penghiburan Tuhan".
Setelah selesai acara kebaktian singkat yang
beragama Kristen,maka langsung dilanjutkan acara kedua antara insan Pers dengan
Bupati Dairi Vikner Sinaga didampingi isteri/Ketua TP PKK Dairi Rita Puspita
Vickner Sinaga.
Acara selanjutnya dilakukan tausiah oleh Ustad
H. Irwan Sidebang dalam buka puasa bulan suci ramadhan 1447 H tahun 2026 bersama
para insan Pers
Dalam acara tersebut Bupati Dairi Vikner
Sinaga menyampaikan kata sambutan dan himbauan kepada masyarakat Dairi,tentang
yang sudah dilakukan dalam masa tugasnya selaku Bupati dalam satu tahun.
Artinya beliau tetap berniat baik untuk
membangun Kabupaten Dairi dengan tulus bersama-sama dengan masyarakat,juga termasuk
para insan Pers.
Dalam acara kedua tersebut,atau melakukan
Kebaktian/Ibadah singkat atau siraman
rohani bagi umat Kristen yang Pendopo Dairi dan bagi Insan Pers bagi umat
Muslim buka puasa bersama,belum pernah dilakukan secara khusus kepada insan
Pers.
Artinya secara khusus untuk Insan Pers belum
pernah dilakukan dalam acara kedua tersebut, bayangkan saya sudah menjadi
Jurnalis mulai tahun sembilan puluhan belum pernah dilaksanakan hal seperti
ini. Itulah yang disampaikan wartawan/birao Dairi-Pakpak Bharat
Poskotasumatera.com K.Tumangger,Sm.PAK.
Memang wartawan itu tidak harus diundang baru
hadir dalam suatu acara,tentu siap kapan saja hadir dalam acara apapun itu,baik
acara pemerintah,Keagamaan, bahkan acara seremonialpun dapat dihadiri tanpa
menginterfensi siapapun.
Dalam melaksanakan
tugasnya, wartawan harus menghadapi berbagai tantangan, termasuk risiko
kekerasan fisik, intimidasi, dan kriminalisasi. Mereka wajib mematuhi kode etik jurnalistik, menghindari suap, menjaga
independensi, serta menghadapi narasumber yang sulit atau tertutup guna
menyajikan berita berimbang dan akurat. Itulah sebagai jurnalis yang pofesional,yang tidak mengenal lelah dan waktu.
Jadi sekali lagi saya katakana ,belum pernah
dilaksanakan dipendopo Bupati Dairi secara khusus kepada insan Pers acara seperti
kedua tersebut diatas,baik Bupati dan Wakil Bupati Dairi sebelum-sebelumnya.
Artinya kalau temu Pers antara Bupati sering
dilakukan,baik dipendopo maupun ditempat lainnya,ungkap Tmangger.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Sekretaris
Daerah Surung Charles Bantjin, Ketua TP PKK Dairi Rita Puspita Vickner Sinaga,
Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Agel Siregar, Asisten
Administrasi Umum Dapot Tamba, Kepala Dinas Kominfo Desi Sianturi, Kepala Badan
Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Rahmat Syah Munthe. (PS/K.TUMANGGER).
