
- POSKOTASUMATERA. COM -PEKANBARU– Bupati Kampar H. Ahmad Yuzar, S.Sos., MT menghadiri acara Penandatanganan Perjanjian Pinjam Pakai Barang Milik Daerah (BMD) Pemerintah Provinsi Riau kepada Pemerintah Kabupaten/Kota se-Provinsi Riau untuk pemanfaatan Gerai Koperasi Merah Putih, yang dilaksanakan di Balai Serindit, Pekanbaru, Jumat (13/03).
Kegiatan tersebut dihadiri oleh Plt. Gubernur Riau SF Haryanto, seluruh Bupati dan Wali Kota se-Provinsi Riau, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi Riau, serta Staf Ahli Kementerian Koperasi Republik Indonesia.
Penandatanganan perjanjian ini merupakan bagian dari langkah strategis Pemerintah Provinsi Riau dalam mengoptimalkan pemanfaatan aset atau Barang Milik Daerah guna mendukung penguatan ekonomi kerakyatan melalui pembentukan Gerai Koperasi Merah Putih di setiap kabupaten/kota di Provinsi Riau.
Gerai Koperasi Merah Putih diharapkan dapat menjadi pusat aktivitas ekonomi masyarakat sekaligus wadah pengembangan koperasi dan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di daerah, sehingga mampu memperluas akses pemasaran produk lokal serta meningkatkan daya saing ekonomi masyarakat.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Kampar Ahmad Yuzar menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi Riau atas sinergi dan dukungan yang diberikan kepada pemerintah daerah melalui pemanfaatan aset daerah untuk kepentingan pemberdayaan ekonomi masyarakat.
Menurutnya, keberadaan Gerai Koperasi Merah Putih nantinya diharapkan mampu memperkuat peran koperasi sebagai salah satu pilar utama dalam pembangunan ekonomi berbasis kerakyatan di daerah.
“Pemerintah Kabupaten Kampar sangat mendukung program ini. Dengan adanya fasilitas dari Pemerintah Provinsi Riau, diharapkan Gerai Koperasi Merah Putih dapat dimanfaatkan secara optimal untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat serta mendorong pertumbuhan ekonomi daerah, khususnya bagi pelaku UMKM di Kabupaten Kampar,” ujar Ahmad Yuzar.
Melalui kerja sama dan sinergi antara Pemerintah Provinsi dan Pemerintah Kabupaten/Kota, diharapkan program ini dapat memberikan dampak nyata dalam memperkuat ekonomi masyarakat serta meningkatkan peran koperasi sebagai motor penggerak perekonomian daerah.
(PS/NURMAN)