Dandim 0212/Tapanuli Selatan Ikuti Launching Nasional 200 Titik Jembatan Garuda oleh Presiden Prabowo, TNI Tegaskan Komitmen untuk Rakyat

/ Selasa, 10 Maret 2026 / 11.06.00 WIB

POSKOTASUMATERA.COM – TAPANULI SELATAN – Komitmen dalam mempercepat pembangunan infrastruktur di daerah terus diperkuat melalui kolaborasi antara pemerintah dan Tentara Nasional Indonesia. Komandan Kodim (Dandim) 0212/Tapanuli Selatan, Letkol Inf. Dedi Harnoto, mengikuti secara virtual kegiatan peluncuran (launching) pembangunan 200 titik Jembatan Garuda yang diresmikan secara nasional oleh Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, Senin (09/03/2026).


Peluncuran program strategis tersebut dipusatkan di Desa Lhokkuyun, Kabupaten Aceh Utara, dan dilaksanakan secara serentak melalui jaringan virtual yang diikuti oleh berbagai daerah di Indonesia. Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam upaya pemerataan pembangunan infrastruktur, khususnya di wilayah terpencil, tertinggal, dan daerah yang terdampak bencana alam.


Di Kabupaten Tapanuli Selatan, Dandim 0212/Tapanuli Selatan Letkol Inf. Dedi Harnoto mengikuti kegiatan tersebut dari Desa Bandar Tarutung, Kecamatan Angkola Sangkunur. Kehadiran jajaran TNI dalam kegiatan ini menunjukkan peran aktif institusi militer tidak hanya dalam bidang pertahanan negara, tetapi juga dalam mendukung percepatan pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.


Dalam kesempatan tersebut, Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak dalam laporannya menyampaikan bahwa program Jembatan Garuda merupakan bagian dari komitmen TNI Angkatan Darat untuk membantu pemerintah dalam mempercepat pembangunan infrastruktur yang vital bagi mobilitas masyarakat. Jembatan-jembatan tersebut diharapkan dapat membuka akses transportasi, memperlancar distribusi logistik, serta memperkuat konektivitas antarwilayah.



Secara ilmiah, pembangunan infrastruktur jembatan memiliki peran strategis dalam mendukung pertumbuhan ekonomi regional. Ketersediaan akses transportasi yang memadai dapat menurunkan biaya distribusi, meningkatkan interaksi sosial-ekonomi masyarakat, serta mempercepat pemerataan pembangunan antara wilayah perkotaan dan pedesaan.


Selain itu, pembangunan jembatan di wilayah yang rawan bencana juga memiliki nilai strategis dalam aspek mitigasi risiko dan respon darurat. Infrastruktur yang kuat dan terhubung memungkinkan mobilisasi bantuan kemanusiaan serta evakuasi masyarakat dapat dilakukan dengan lebih cepat dan efektif ketika terjadi bencana alam.


Melalui program Jembatan Garuda ini, TNI menegaskan perannya sebagai institusi yang hadir di tengah masyarakat. Sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan TNI diharapkan mampu mempercepat pembangunan infrastruktur yang berkelanjutan, sehingga manfaatnya dapat dirasakan secara langsung oleh masyarakat di berbagai wilayah Indonesia, termasuk di Kabupaten Tapanuli Selatan.(PS/BERMAWI)



Komentar Anda

Terkini: