POSKOTASUMATRA.COM – KUTACANE – Isu mengenai stok Bahan Bakar Minyak (BBM) nasional yang disampaikan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mulai berdampak hingga ke daerah. Di Kabupaten Aceh Tenggara, antrean kendaraan di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) dilaporkan mulai padat dalam beberapa hari terakhir.
Pantauan poskotasumatra.com di lapangan menunjukkan antrean kendaraan roda dua maupun roda empat terlihat mengular di beberapa SPBU, terutama pada waktu-waktu tertentu. Kondisi ini memicu kekhawatiran masyarakat terkait ketersediaan BBM menjelang meningkatnya mobilitas warga.
Salah satu pengawas SPBU Bambel, Teguh, memastikan bahwa pasokan BBM di SPBU tersebut sebenarnya masih tersedia dan distribusi berjalan normal setiap hari.
“Untuk Bio Solar dan Pertalite selalu ada. Pasokan masuk setiap hari. Di SPBU Bambel sendiri kami menerima sekitar 16 kiloliter solar dan 16 kiloliter Pertalite setiap hari,” ujar Teguh kepada poskotasumatra.com, Jumat (06/03/2026).
Sementara itu, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Aceh Tenggara, M. Fadly, S.STP, saat dikonfirmasi Poskotasumatra.com menegaskan bahwa penyaluran BBM subsidi menjelang Lebaran tetap berjalan sesuai kebutuhan dan permintaan SPBU di daerah.
“Untuk seluruh provinsi termasuk Aceh Tenggara, penyaluran BBM subsidi menjelang Lebaran dilakukan sesuai permintaan SPBU dengan penambahan pasokan secara terukur, melihat situasi dan kondisi di setiap kabupaten/kota,” ujarnya kepada poskotasumatra.com Via Whatsapp.
Ia menjelaskan, rata-rata permintaan BBM dari SPBU di Aceh Tenggara saat ini berkisar Pertalite 8 hingga 16 kiloliter per hari, Solar 8 hingga 16 kiloliter per hari, Pertamax sekitar 8 kiloliter, serta Dexlite sekitar 8 kiloliter.
Dengan kondisi tersebut, Disperindag Aceh Tenggara memastikan distribusi BBM masih dalam kondisi aman. Pemerintah daerah juga mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak melakukan pembelian secara berlebihan agar distribusi BBM tetap stabil dan kebutuhan masyarakat menjelang Lebaran dapat terpenuhi. (PS/AZHARI)

