“Kami Mau Bayar Pajak, Bukan Korupsi”: Warga Kutacane Keluhkan Antrean Panjang di Kantor Pajak

/ Jumat, 06 Maret 2026 / 09.17.00 WIB

POSKOTASUMATRA.COM - ACEH TENGGARA – Pelayanan di kantor pajak wilayah Kutacane menuai sorotan masyarakat. Minimnya jumlah pegawai membuat warga yang ingin membayar dan mengurus administrasi pajak harus mengantre berjam-jam sejak pagi hingga menjelang sore.

Kondisi tersebut terjadi di kantor pelayanan yang berada di bawah naungan Direktorat Jenderal Pajak. Sejumlah wajib pajak mengaku kecewa karena pelayanan berjalan lambat, sementara jumlah masyarakat yang datang setiap hari cukup banyak sehingga antrean tidak terhindarkan.

Berdasarkan pantauan di lapangan, warga yang datang sejak pagi harus menunggu lama untuk mendapatkan giliran pelayanan. Situasi ini bahkan semakin terasa di bulan Ramadan, ketika masyarakat menjalankan ibadah puasa namun tetap harus menunggu antrean panjang demi menunaikan kewajiban membayar pajak.

Minimnya jumlah pegawai diduga menjadi penyebab utama lambatnya pelayanan. Jumlah petugas yang tersedia dinilai tidak sebanding dengan banyaknya wajib pajak yang datang untuk mengurus administrasi dan pembayaran pajak.

Sejak pagi hari, ruang tunggu kantor pajak sudah dipadati warga. Namun karena petugas yang melayani terbatas, proses pelayanan berjalan lambat sehingga masyarakat harus menunggu hingga berjam-jam untuk mendapatkan giliran.

Salah seorang warga yang tengah mengurus pembayaran pajak mengaku kecewa dengan kondisi pelayanan tersebut. Ia menilai situasi ini sangat memberatkan masyarakat, terlebih di bulan puasa.

“Apakah orang pajak tidak tahu kalau ini bulan puasa? Masak kami mesti nunggu dari pagi sampai sore menjelang magrib, Pak. Kami ini mau bayar pajak, Pak, bukan mau mencuri duit (korupsi). Tingkat mau bayar pajak saja begini sulitnya, apa lagi untuk yang lain, Pak,” ujarnya dengan nada kesal kepada poskotasumatra.com, Jumat (06/03/2026). 

Awak media PoskotaSumatra.com telah berupaya meminta konfirmasi kepada pimpinan kantor pajak setempat terkait keluhan masyarakat tersebut. Namun hingga berita ini diterbitkan, pihak pimpinan kantor pajak terkesan enggan memberikan keterangan dan memilih bungkam saat dimintai tanggapan.

Sikap tersebut menimbulkan kesan kurang terbuka terhadap media dan publik, sementara masyarakat berharap adanya solusi nyata atas antrean panjang yang hampir terjadi setiap hari di kantor pelayanan pajak tersebut.

Masyarakat pun meminta agar pihak kantor pajak menyediakan alternatif pembayaran pajak, seperti penambahan petugas pelayanan, sistem antrean yang lebih tertata, atau mekanisme pembayaran lain agar warga tidak lagi harus menunggu berjam-jam hanya untuk menunaikan kewajiban pajaknya. (PS/AZHARI) 


Komentar Anda

Terkini: