POSKOTASUMATERA.COM-Medan-Dinas Pariwisata Kota Medan menerima kunjungan audiensi dari tim Max Academy pada Selasa kemarin ,(10/3/2026) di Kantor Dinas Pariwisata Kota Medan. Pertemuan ini menjadi momentum penting dalam membahas pemanfaatan teknologi digital, khususnya Artificial Intelligence (AI), sebagai langkah strategis untuk meningkatkan promosi dan pengembangan pariwisata di Kota Medan.
Audiensi tersebut diterima langsung oleh Kepala Dinas Pariwisata Kota Medan, Odi Anggia Batubara, bersama Sekretaris Dinas Pariwisata Kota Medan, T. Robi Chairi. Pertemuan berlangsung hangat dan penuh diskusi konstruktif mengenai berbagai peluang inovasi di sektor pariwisata melalui pemanfaatan teknologi modern.
Dalam pembahasan tersebut disampaikan bahwa perkembangan teknologi informasi dan komunikasi saat ini telah membawa perubahan signifikan di berbagai sektor, termasuk sektor pariwisata. Integrasi teknologi seperti Artificial Intelligence (AI), Internet of Things (IoT), serta berbagai platform digital dinilai mampu memberikan peluang besar dalam pengelolaan destinasi wisata secara lebih efektif, inovatif, dan berkelanjutan.
Konsep Smart Tourism menjadi salah satu fokus utama dalam diskusi audiensi tersebut. Penerapan konsep ini tidak hanya bertujuan meningkatkan kualitas pelayanan serta pengalaman wisatawan, tetapi juga membantu pemerintah dalam mengelola destinasi wisata secara lebih terintegrasi dan adaptif terhadap perkembangan zaman.
Melalui pemanfaatan teknologi AI, promosi destinasi wisata Kota Medan dapat dilakukan dengan lebih luas dan tepat sasaran. Teknologi ini dapat membantu dalam analisis data wisatawan, pembuatan konten promosi digital, hingga optimalisasi berbagai platform media untuk memperkenalkan potensi wisata Kota Medan kepada masyarakat nasional maupun internasional.
Sekretaris Dinas Pariwisata Kota Medan, T. Robi Chairi, dikenal sebagai sosok yang aktif dan memiliki peran penting dalam mendorong berbagai inovasi di lingkungan pemerintahan. Komitmennya dalam mendukung kemajuan sektor pariwisata menjadi salah satu bagian penting dalam upaya membangun solusi dan perubahan positif bagi perkembangan Dinas Pariwisata Kota Medan.
Selain itu, dalam audiensi tersebut juga dibahas pentingnya membangun kolaborasi melalui pendekatan pentahelix, yaitu sinergi antara pemerintah, akademisi, pelaku usaha, komunitas, serta media. Kolaborasi dari kelima unsur ini diharapkan mampu memperkuat pengembangan sektor pariwisata, meningkatkan kualitas sumber daya manusia, serta mendorong terciptanya inovasi yang berkelanjutan.
Tidak hanya fokus pada teknologi dan kolaborasi, pembahasan juga menyinggung penguatan Kawasan Strategis Pariwisata Kota Medan. Pengelolaan kawasan wisata yang terarah, peningkatan kualitas infrastruktur dan fasilitas pendukung, serta integrasi dengan konsep Smart Tourism diharapkan mampu meningkatkan daya tarik destinasi unggulan di Kota Medan.
Melalui pengelolaan yang terencana, dukungan teknologi digital, serta kolaborasi berbagai pihak, sektor pariwisata Kota Medan diharapkan dapat terus berkembang dan menjadi salah satu penggerak utama pertumbuhan ekonomi daerah. Selain itu, pengembangan ini juga diharapkan mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat serta memperkuat posisi Kota Medan sebagai destinasi wisata yang kompetitif di tingkat nasional maupun internasional.
Audiensi ini menjadi langkah awal yang positif dalam memperkuat sinergi antara pemerintah dan berbagai pihak dalam memajukan pariwisata Kota Medan di era transformasi digital. Dengan semangat kolaborasi dan inovasi, masa depan pariwisata Kota Medan diharapkan semakin cerah dan memberikan kontribusi besar bagi pembangunan daerah serta kesejahteraan masyarakat.
(PS/M.F)

