Kunjungan Edukatif SMA Negeri 2 Plus Sipirok ke Pesantren Darul Qur’an: Integrasi Pendidikan Karakter dan Kepedulian Sosial

/ Selasa, 10 Maret 2026 / 15.48.00 WIB

POSKOTASUMATERA.COM – TAPANULI SELATAN – Upaya membangun karakter generasi muda yang religius, berempati, dan memiliki kepedulian sosial terus dilakukan oleh SMA Negeri 2 Plus Sipirok melalui berbagai kegiatan edukatif di luar kelas. Salah satu kegiatan tersebut diwujudkan melalui kunjungan edukatif ke Pesantren Darul Qur’an yang berlokasi di Desa Aek Latong, Kecamatan Sipirok, Kabupaten Tapanuli Selatan, pada Senin (9/3/2026).

Kegiatan ini merupakan bagian dari program sosial “Darul Qur’an Berbagi Rezeki” yang diinisiasi oleh OSIS dan MPK SMA Negeri 2 Plus Sipirok. Program tersebut tidak hanya bertujuan untuk menyalurkan bantuan kepada para santri, tetapi juga menjadi sarana pembelajaran kontekstual bagi para siswa dalam memahami nilai-nilai keagamaan, kepedulian sosial, serta kehidupan sederhana di lingkungan pesantren.


Kepala Sekolah Akhiruddin Harahap S.Sos M.Pd melalui Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan SMA Negeri 2 Plus Sipirok, Abdi Wahab Harahap, M.Pd, menyampaikan kepada awak media bahwa kegiatan ini dirancang sebagai bagian dari pendidikan karakter yang menekankan pentingnya empati dan kepedulian terhadap sesama. Menurutnya, interaksi langsung dengan lingkungan pesantren mampu memberikan pengalaman belajar yang lebih bermakna bagi siswa.


Dalam kegiatan tersebut, para siswa menyerahkan bantuan berupa kebutuhan pokok serta dukungan moral kepada para santri di Pesantren Darul Qur’an. Bantuan yang diberikan merupakan hasil partisipasi dan kepedulian warga sekolah sebagai bentuk implementasi nilai berbagi yang diajarkan dalam pendidikan agama dan kehidupan sosial.


Kunjungan ini juga didampingi oleh Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan Abdi Wahab Harahap, M.Pd bersama Guru Pendidikan Agama Islam Ustadz Fahruddin Marjua, S.Pd. Kehadiran para pendidik tersebut bertujuan memberikan arahan serta memastikan bahwa kegiatan sosial yang dilakukan siswa memiliki makna edukatif yang mendalam bagi perkembangan moral dan spiritual peserta didik.


Kepala SMA Negeri 2 Plus Sipirok, Akhiruddin Harahap, S.Sos., M.Pd, menjelaskan bahwa kegiatan ini sejalan dengan konsep pembelajaran berbasis pengalaman (experiential learning), di mana siswa tidak hanya memperoleh pengetahuan secara teoritis di ruang kelas, tetapi juga belajar langsung dari realitas sosial di masyarakat. Melalui interaksi dengan para santri dan pengelola pesantren, siswa dapat memahami nilai kesederhanaan, kedisiplinan, serta semangat menuntut ilmu dalam kehidupan sehari-hari.


Melalui kegiatan kunjungan edukatif dan program berbagi ini, SMA Negeri 2 Plus Sipirok berharap dapat menanamkan kesadaran kepada para siswa bahwa pendidikan sejati tidak hanya berorientasi pada capaian akademik, tetapi juga pada pembentukan karakter yang kuat. Dengan demikian, generasi muda diharapkan tumbuh menjadi pribadi yang berilmu, berakhlak mulia, serta memiliki kepedulian sosial yang tinggi terhadap sesama dan lingkungan sekitarnya. (PS/BERMAWI)



Komentar Anda

Terkini: