MUQ Aceh Selatan MoU Prodi Ilmu Al-Qur'an Tafsir STAIN TDM

/ Rabu, 11 Maret 2026 / 00.53.00 WIB
Dokumen Istimewa 

POSKOTASUMATERA.COM | ACEH SELATAN  --Pesantren MUQ Aceh Selatan resmi menjalin kerjasama dengan Jurusan Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Teungku Dirundeng Meulaboh, Aceh Barat. Kerjasama ini bertujuan untuk memperkuat kualitas pendidikan keislaman serta membuka akses yang lebih luas bagi para santri dan alumni dalam mematangkan  kajian Al-Qur’an dan tafsir secara akademik.

Kerjasama ini menjadi langkah strategis dalam mengintegrasikan pendidikan pesantren dengan pendidikan tinggi. Melalui kolaborasi tersebut, para santri diharapkan tidak hanya memperoleh pemahaman agama secara tradisional, tetapi juga mendapatkan pengayaan ilmu melalui pendekatan ilmu tafsir yang lebih sistematis dan komprehensif.

Dalam MoU tersebut,  kedua lembaga tersebut akan menggelar berbagai kegiatan pengajaran akademik seperti workshop, Kajian Tafsir Qur’an  tematik tamu dari dosen STAIN Teungku Dirundeng, seminar keilmuan Al-Qur’an dan tafsir, sosialisasi perkembangan pembelajaran Al-Quran.

Pelatihan peningkatan kapasitas bagi para pengasuh dan tenaga pengajar Al-quran di pesantren, penulisan buku, penelitian dan praktek mahasiswa. Selain itu, yang  paling terutama adalah kerjasama ini juga membuka peluang bagi alumni SMA Plus Ulumul Quran untuk meraih besiswa tahfdiz  STAIN TDM Aceh Barat khususnya di bidang Jurusan  Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir 

Direktur Pesantren MUQ Aceh Selatan, Muhammad Ridho Agung, M.Ag menyampaikan bahwa kerjasama ini merupakan bagian dari komitmen pesantren dalam meningkatkan mutu pendidikan dan memperluas wawasan keilmuan para santri, ini merupakan tindak lanjut dari visi misi MUQ Aceh Selatan untuk pengembangan pendidikan Ilmu Al-Quran. Ia menyampaikan 

“Kerjasama ini kami harapkan menjadi jembatan bagi para santri untuk memperdalam kajian Al-Qur’an secara lebih luas dan mendalam. Pesantren memiliki tradisi menghapal dan keilmuan yang kuat, sementara perguruan tinggi memiliki pendekatan akademik yang sistematis. 

Jika keduanya bersinergi, maka akan lahir generasi santri yang tidak hanya kuat dalam pemahaman agama, tetapi juga memiliki kapasitas intelektual yang mumpuni.  Terakhir Kami berharap ke depan lebih banyak lagi alumni MUQ Aceh Selatan bisa diterima jalur beasiswa Tahfidzul Qur'an demi kemajuan dan percepatan dakwah Al-Qur'an di Aceh . Karena ini merupakan visi misi dari MUQ Aceh Selatan.

Ia mengatakan bahwa pihaknya berupaya melihat potensi kerjasama dengan berbagai lembaga pendidikan baik di lingkup regional, nasional maupun internasional.

“Sebagai kampus yang Islam yang sedang bersinar di Barat Selatan Aceh kami memulai membuat Nota Kesepahaman dengan Program Studi Ilmu Al-quran Tafsir (IAT)  STAIN Teungku Dirundeng Meulaboh dan akan terus kami dilanjutkan berbagai lembaga yang lain ditingkat nasional dan bahkan internasional,” katanya.

Ia juga menambahkan bahwa kolaborasi antara pesantren dan perguruan tinggi sangat penting dalam menjawab tantangan zaman. Menurutnya, santri masa kini harus mampu memahami ajaran Al-Qur’an secara mendalam sekaligus mampu mengkontekstualisasikannya dalam kehidupan masyarakat.

Dengan adanya kerjasama ini, diharapkan hubungan antara dunia pesantren dan perguruan tinggi semakin erat serta mampu memberikan kontribusi nyata dalam pengembangan pendidikan keislaman di Aceh, khususnya di Aceh Selatan. Program ini juga diharapkan dapat melahirkan generasi muda yang berilmu, berakhlak, dan siap berperan aktif dalam pembangunan.

Ketua Program Studi Ilmu Alquran dan tafsir STAIN TDM Muhammad Faisal, M.TH  menyampaikan terima kasih kepada Tgk. Muhammad Ridho Agung beserta rombongan yang telah hadir langsung di lokasi sektretariat Program Studi Ilmu Alquran dan tafsir STAIN TDM

“ Kami melihat saat ini Pesantren MUQ Aceh Selatan punya potensi besar untuk kemajuan pengajaran Al-Quran di barat selatan Aceh, lewat banyaknya  santri dan alumninya yang mampu mengkhatamkan Alquran dalam waktu singkat. 

Oleh karena itu, Untuk menuju kampus yang besar dan berperan aktif kemajuan Islam di Aceh dibutuhkan sinergi kolaborasi dengan berbagai pihak. Semoga kedepan kerja sama antar kedua lembaga ke Islam an ini terus terjalin dengan baik untuk kemajuan Islam dan ilmu pengetahuan, mendapatkan support dan legalistas dari pemerintah dan masyarakat. (PS | DAMRY)
Komentar Anda

Terkini: