Pesantren Kilat Ramadhan di SMKN 1 Marancar: Penguatan Karakter Spiritual dan Literasi Keagamaan Siswa

/ Kamis, 05 Maret 2026 / 20.05.00 WIB

POSKOTASUMATERA.COM – TAPSEL – Momentum bulan suci Ramadhan dimanfaatkan oleh SMK Negeri 1 Marancar di Kabupaten Tapanuli Selatan sebagai ruang pembinaan spiritual bagi peserta didik melalui kegiatan Pesantren Kilat yang dilaksanakan pada 2 hingga 6 Maret 2026. Program ini dirancang sebagai bagian dari penguatan pendidikan karakter berbasis nilai-nilai religius sekaligus meningkatkan literasi keagamaan siswa di lingkungan sekolah.


Kegiatan pesantren kilat tersebut dilaksanakan secara terstruktur dengan rangkaian aktivitas yang dimulai sejak pagi hari. Setiap harinya siswa disambut di gerbang sekolah melalui program 5S (Senyum, Salam, Sapa, Sopan, dan Santun), kemudian dilanjutkan dengan apel pagi yang meliputi absensi, menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya, serta doa bersama. Kegiatan ini bertujuan menumbuhkan kedisiplinan, rasa kebersamaan, dan semangat nasionalisme di kalangan siswa.


Setelah apel pagi, para siswa melaksanakan sholat dhuha berjamaah di Gedung Serba Guna sekolah. Ibadah sunnah tersebut dipandu oleh guru dan siswa yang telah ditunjuk sebagai pelaksana kegiatan. Praktik ibadah secara kolektif ini menjadi bagian dari pembelajaran kontekstual yang tidak hanya menanamkan nilai spiritual, tetapi juga membentuk kebiasaan religius dalam kehidupan sehari-hari peserta didik.


Pelaksanaan kegiatan pesantren kilat dipusatkan di Gedung Serba Guna dan Mushalla sekolah. Kegiatan tadarus Al-Qur’an dilaksanakan secara terpisah di dua lokasi tersebut agar proses pembinaan berjalan lebih efektif dan kondusif. Sementara itu, sholat dhuha dilaksanakan di Gedung Serba Guna, sedangkan sholat zuhur berjamaah dilaksanakan di Mushalla SMKN 1 Marancar.


Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan kultum atau ceramah singkat yang disampaikan oleh guru maupun siswa secara bergantian. Materi kultum berisi pesan-pesan moral, nilai-nilai keislaman, serta motivasi spiritual yang relevan dengan kehidupan generasi muda di era modern. Keterlibatan siswa sebagai penceramah juga menjadi sarana pembelajaran aktif yang melatih keberanian berbicara di depan umum sekaligus memperdalam pemahaman keagamaan.


Selanjutnya, peserta didik mengikuti kegiatan tadarus Al-Qur’an yang berlangsung selama dua jam dengan bimbingan guru wali kelas. Kegiatan ini tidak hanya berfokus pada pembacaan ayat suci, tetapi juga diarahkan pada pembinaan tajwid, pemahaman makna ayat, serta pembentukan budaya membaca Al-Qur’an sebagai bagian dari tradisi religius di lingkungan pendidikan.Menjelang siang hari, rangkaian kegiatan ditutup dengan pelaksanaan sholat zuhur berjamaah di mushalla sekolah. 


Kepala SMK Negeri 1 Marancar, Afwan Tarihoran, M.Pd, menyampaikan bahwa pesantren kilat ini merupakan bagian dari strategi pendidikan karakter yang menekankan keseimbangan antara kompetensi akademik dan pembinaan moral. Melalui kegiatan tersebut, diharapkan siswa tidak hanya memiliki kecerdasan intelektual, tetapi juga integritas, akhlak mulia, dan kesadaran spiritual yang kuat sebagai generasi penerus bangsa. (PS/BERMAWI)

Komentar Anda

Terkini: