![]() |
| Terlihat Rektor UIN SUNA Prof. Dr. Daniel. MA sedang menjelaskan berbagai kemajuan akademik dihadapan rekan media dalam kegiatan SAPA PERS 2026. FOTO | DAHLAN AMRY |
POSKOTASUMATERA.COM | LHOKSEUMAWE -' Universitas Islam Negeri (UIN) Sultanah Nahrasiyah Lhokseumawe merupakan kampus yang sangat peduli terhadap pemulihan pasca bencana. Dimana akses pendidikan di UIN SUNA mendapat kemudahan bagi mahasiswa dan calon mahasiswa baru yang berasal dari masyarakat terdampak banjir beberapa bulan lalu.
Demikian disampaikan oleh Rektor UIN SUNA Lhokseumawe Prof. Dr. Daniel, MA dalam kegiatan SAPA PERS, yang berlangsung Gedung UIN SUNA, sabtu 14 Maret 2026 kemarin.
Kemudahan dan keringanan bagi mahasiswa korban banjir untuk memberikan akses pendidikan di tengah tekanan ekonomi masyarakat pasca bencana.
Prof. Dr. Daniel MA menekankan bahwa UIN Sultanah Nahrasiyah Lhokseumawe hadir sebagai perguruan tinggi yang dapat diakses oleh seluruh lapisan masyarakat, termasuk masyarakat yang terdampak bencana banjir.
Ia menyampaikan bahwa biaya UKT di UIN SUNA Lhokseumawe tergolong terjangkau, sementara bagi mahasiswa korban banjir adanya berbagai kemudahan dan keringanan.
Kampus UIN SUNA Lhokseumawe hadir dengan konsep kampus dengan UKT terendah di Indonesia, sehingga tidak menjadi penghalang bagi calon mahasiswa untuk melanjutkan pendidikan tinggi, khususnya di masa pemulihan pasca bencana.
Selain biaya pendidikan yang terjangkau, pihak kampus juga menyediakan berbagai skema beasiswa untuk mendukung mahasiswa, seperti beasiswa Unit Pengumpul Zakat (UPZ), beasiswa Generasi Baru Indonesia (GenBI), serta sejumlah beasiswa lainnya dari berbagai sumber.
Prof. Dr. Daniel, MA selaku rektor juga menyampaikan bahwa kampus UIN SUNA hadir untuk menjawab keresahan siswa dalam menentukan pendidikan lanjutan, terutama di tengah kondisi ekonomi masyarakat yang terpuruk pasca terdampak bencana.
Berkat kolaborasi dengan semua pihak, termasuk dukungan penuh dari rekan rekan media UIN SUNA Lhokseumawe dapat terus berkiprah dalam memberikan edukasi yang berkualitas bagi generasi penerus bangsa.
Disamping itu, kampus ini juga dapat menumbuhkan optimisme dan semangat masyarakat untuk terus melanjutkan pendidikan ke jenjang universitas, meskipun dihadapkan pada tantangan ekonomi pasca bencana banjir, demikian tutup Prof. Dr. Daniel, MA. (PS | DAMRY)
