Wakil Bupati Tapanuli Selatan Hadiri Penutupan TMMD ke-127 di Angkola Sangkunur, Perkuat Sinergi Pembangunan Desa

/ Rabu, 11 Maret 2026 / 16.45.00 WIB

POSKOTASUMATERA.COM-TAPANULI SELATAN – Wakil Bupati Tapanuli Selatan, H. Jafar Syahbuddin Ritonga, menghadiri kegiatan penutupan TMMD ke-127 Tahun 2026 yang dilaksanakan di Kecamatan Angkola Sangkunur, Rabu (11/3). Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) tersebut menjadi salah satu strategi pembangunan berbasis kolaborasi antara pemerintah, aparat keamanan, dan masyarakat dalam mempercepat pembangunan wilayah pedesaan.


Kegiatan TMMD merupakan implementasi konsep pembangunan partisipatif yang menekankan sinergi antara berbagai pemangku kepentingan. Dalam pelaksanaannya, program ini melibatkan unsur Tentara Nasional Indonesia, pemerintah daerah, serta masyarakat setempat dalam berbagai kegiatan pembangunan fisik dan nonfisik yang bertujuan meningkatkan kualitas hidup masyarakat desa.


Komandan Kodim 0212/Tapanuli Selatan, Letkol Inf. Dedi Harnoto, menyampaikan bahwa pelaksanaan TMMD ke-127 di wilayah Angkola Sangkunur difokuskan pada percepatan pembangunan infrastruktur dasar serta pemulihan wilayah yang terdampak bencana. Infrastruktur seperti jalan desa, fasilitas umum, dan sarana pendukung aktivitas masyarakat menjadi prioritas guna memperlancar mobilitas dan meningkatkan akses ekonomi masyarakat.

Selain pembangunan fisik, kegiatan TMMD juga diisi dengan berbagai program penyuluhan kepada masyarakat, seperti edukasi kesehatan, peningkatan ketahanan pangan, serta penguatan kesadaran lingkungan. Pendekatan multidisipliner ini bertujuan menciptakan pembangunan yang berkelanjutan dengan menempatkan masyarakat sebagai subjek utama pembangunan.


Wakil Bupati H. Jafar Syahbuddin Ritonga dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas peran aktif TNI dalam mendukung pembangunan daerah. Menurutnya, keberadaan TMMD tidak hanya membantu percepatan pembangunan infrastruktur, tetapi juga memperkuat hubungan sosial antara aparat negara dan masyarakat melalui semangat gotong royong.

Secara ilmiah, kolaborasi antara institusi militer dan masyarakat dalam program pembangunan desa terbukti mampu meningkatkan efektivitas pembangunan wilayah terpencil.Pendekatan ini memperkuat konsep pembangunan berbasis komunitas (community-based development) yang mengedepankan partisipasi masyarakat dalam setiap tahapan pembangunan.

Melalui penutupan TMMD ke-127 ini, pemerintah daerah berharap hasil pembangunan yang telah dicapai dapat memberikan dampak jangka panjang bagi masyarakat Kecamatan Angkola Sangkunur. Program tersebut diharapkan tidak hanya meningkatkan kualitas infrastruktur desa, tetapi juga memperkuat kemanunggalan antara TNI dan rakyat sebagai fondasi penting dalam pembangunan nasional.(PS/BERMAWI)



Komentar Anda

Terkini: