Sehari berselang, seluruh jemaah tiba di Asrama Haji Embarkasi Medan dan disambut langsung oleh Wakil Bupati Atika Azmi Utammi Nasution, Senin (27/4/2026).
Keberangkatan duyufurrahman yang tergabung dalam Kelompok Terbang (Kloter) 6 itu dilepas oleh Bupati H. Saipullah Nasution dan disaksikan ribuan masyarakat serta keluarga jemaah. Sebelum bertolak ke Medan, para jemaah terlebih dahulu mengikuti zikir dan doa bersama, memohon kemudahan dan keselamatan selama menjalankan ibadah di Tanah Suci.
Dalam arahannya, Bupati Saipullah menekankan pentingnya menjaga kondisi fisik dan kesehatan jemaah, mengingat ibadah haji membutuhkan kesiapan yang prima. Ia juga meminta para pendamping haji dan tenaga medis menjalankan tugas secara maksimal.
Sebagai bentuk komitmen, Pemkab Madina menyediakan berbagai fasilitas pendukung, mulai dari 11 unit bus ALS, ambulans selama perjalanan Panyabungan–Medan, hingga tenaga pendamping dan tim medis guna memastikan kenyamanan serta keamanan jemaah.
Sebelumnya, dalam zikir dan doa bersama, Pj. Sekda Madina Afrizal Nasution mengingatkan pentingnya kebersamaan dan solidaritas antarjemaah selama berada di Tanah Suci.
“Kami meminta jemaah untuk saling tolong-menolong dan bermuhasabah diri, agar senantiasa dijauhkan dari marabahaya serta memperoleh haji yang mabrur dan mabruroh,” ujarnya.
Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaji) Madina Ahmad Zainul Khobir menjelaskan, pemberangkatan tahun ini menjadi yang pertama di bawah naungan Kemenhaji. Ia merinci jumlah jemaah sebanyak 342 orang, terdiri dari 130 laki-laki dan 212 perempuan.
“Tahun ini, jemaah tertua atas nama Ibu Painem (90) dari Kecamatan Sinunukan dan termuda Muhammad Yunus (17) dari Kecamatan Siabu,” jelasnya.
Setibanya di Asrama Haji Embarkasi Medan pada Senin pagi, jemaah disambut Wakil Bupati Atika Azmi Utammi Nasution bersama Kepala Kanwil Kemenag Sumut Dr. H. Zulkifli Sitorus. Jemaah tiba sekitar pukul 08.00 WIB dan langsung menjalani pemeriksaan kesehatan akhir sebelum diberangkatkan ke Tanah Suci.
Di hadapan para jemaah, Wabup Atika menyampaikan harapan agar seluruh rangkaian ibadah berjalan lancar hingga kembali ke kampung halaman.
“Semoga seluruh rangkaian ibadah dapat dilaksanakan dengan sempurna dan bapak ibu kembali dalam keadaan sehat tanpa kurang satu pun,” ucapnya.
Ia juga mengingatkan jemaah untuk menjaga kekhusyukan selama ibadah dengan mengurangi penggunaan ponsel, khususnya media sosial, serta memperkuat sikap saling membantu antarjemaah.
Meski kondisi jemaah dilaporkan dalam keadaan sehat, Wabup tetap menginstruksikan tim medis untuk melakukan pengawasan intensif mengingat padatnya rangkaian ibadah haji.
Diketahui, total masa pelaksanaan ibadah haji bagi jemaah Madina berlangsung selama 41 hari, termasuk perjalanan pergi dan pulang. Selain 342 jemaah, turut mendampingi Tim Pemandu Haji Daerah (TPHD) sebanyak empat orang. (PS/210)

