Disorot Publik, Ketua MPD Ruslan Husni Angkat Bicara: Siap Bawa Masalah Disiplin Sekolah ke Bupati dan Bentuk Pengawasan Terpadu

/ Sabtu, 25 April 2026 / 08.35.00 WIB

POSKOTASUMATRA.COM | ACEH TENGGARA – Setelah sebelumnya menjadi sorotan publik dalam pemberitaan terkait lemahnya disiplin siswa di lingkungan sekolah, akhirnya Ketua Majelis Pendidikan Daerah (MPD) Aceh Tenggara, Ruslan Husni, memberikan tanggapan kepada awak media.

Dalam keterangannya, Ruslan Husni menegaskan bahwa persoalan ini tidak akan dibiarkan berlarut-larut dan akan segera dibawa ke tingkat yang lebih tinggi untuk ditindaklanjuti secara serius.

“Kita akan sampaikan ke Bupati. Tidak hanya SMP Negeri 2, tetapi ini harus dilihat secara menyeluruh. Ini perlu penanganan lintas sektoral,” tegasnya.

Pernyataan ini menjadi sinyal bahwa persoalan kedisiplinan siswa bukan hanya tanggung jawab satu sekolah semata, melainkan menyangkut sistem pengawasan pendidikan secara luas di bawah naungan pemerintah daerah.

Lebih lanjut, Ruslan Husni menyebutkan bahwa pihaknya akan melakukan penelusuran mendalam terhadap kondisi yang terjadi di lapangan, termasuk kemungkinan lemahnya pengawasan selama jam belajar berlangsung.

“Kita akan telusuri. Perlu dibuat pos pengawasan terpadu untuk kita sampaikan ke Bupati,” ujar Ruslan Husni kepada Poskotasumatra.com, Sabtu (25/04/2026). 

Rencana pembentukan pos pengawasan terpadu ini dinilai sebagai langkah awal untuk memperkuat kontrol terhadap aktivitas siswa, khususnya agar tidak lagi ditemukan pelajar berkeliaran di luar sekolah saat jam belajar.

Sebelumnya, awak media telah menyoroti fenomena siswa yang berkeliaran bahkan merokok di luar lingkungan sekolah pada jam belajar, yang memicu pertanyaan besar terkait efektivitas pengawasan pihak sekolah dan instansi terkait.

Dengan adanya respons dari Ketua MPD ini, publik kini menunggu langkah konkret yang benar-benar mampu mengembalikan disiplin dunia pendidikan di Aceh Tenggara, bukan sekadar wacana tanpa realisasi. (PS/ASP) 

Komentar Anda

Terkini: