POSKOTASUMATERA.COM - MADINA - Peredaran dan penyalahgunaan narkoba di kalangan generasi muda masih menjadi ancaman serius bagi masa depan bangsa, khususnya di Kabupaten Mandailing Natal. Kondisi ini tidak hanya berdampak pada kesehatan individu, tetapi juga berpotensi mengganggu stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas).
Minimnya wadah kegiatan positif bagi pemuda disebut menjadi salah satu faktor yang mendorong sebagian generasi muda terjerumus dalam pergaulan bebas, penyalahgunaan narkoba, hingga tindakan yang melanggar hukum.
Sebagai bentuk kepedulian terhadap kondisi tersebut, PARLO BOXING hadir sebagai komunitas olahraga yang berfokus pada pembinaan fisik, mental, dan karakter generasi muda melalui olahraga tinju.
Kehadiran PARLO BOXING diharapkan menjadi langkah preventif dalam menekan angka penyalahgunaan narkoba serta membentuk generasi muda yang disiplin, sehat, dan berprestasi.
Kegiatan tersebut digelar di Jalan Sibaroar, Kelurahan Sipolu-Polu, Kecamatan Panyabungan, Kabupaten Mandailing Natal, tepatnya di halaman Star Coffee, pada Sabtu (18/4/2026).
Dalam event tersebut, PARLO BOXING menghadirkan lima laga pertandingan (5 match) yang mempertemukan para petarung muda di beberapa kelas, yaitu:
Rifki vs Sopyan – Kelas 60 Kg
Sein vs Yasmar – Kelas 80 Kg
Riswan vs Asean – Kelas 85 Kg
Bahrum vs Gunawan – Kelas 60 Kg
Satu laga tambahan yang turut menarik perhatian publik, yakni petarung yang dikenal melalui akun TikTok “Bandung Nasty” melawan pemilik akun TikTok “Artis Madina”
Untuk empat pertandingan awal, durasi pertandingan ditetapkan selama 3 menit per ronde, sementara laga Bahrum vs Gunawan berlangsung lebih panjang dengan durasi 6 menit.
Panitia pelaksana, Aim Lubis, menyampaikan bahwa kegiatan ini bukan sekadar ajang olahraga, tetapi juga sarana pembinaan generasi muda.
“Alhamdulillah kegiatan PARLO BOXING ini berjalan dengan baik dan mendapat sambutan positif dari masyarakat. Kami dari panitia sangat berharap kegiatan seperti ini dapat terus menjadi wadah bagi generasi muda untuk menyalurkan bakat, meningkatkan disiplin, serta menjauhkan diri dari narkoba dan pergaulan negatif. Ini bukan hanya soal pertandingan, tetapi pembinaan karakter dan masa depan anak-anak muda kita di Mandailing Natal,” ujarnya.
Sementara itu, penggiat media sosial BangRay483 yang turut hadir menyaksikan langsung jalannya pertandingan juga memberikan apresiasi terhadap kegiatan tersebut.
“Menurut saya kegiatan PARLO BOXING ini sangat positif dan layak didukung. Di tengah maraknya pengaruh negatif di media sosial dan pergaulan bebas, anak-anak muda butuh ruang seperti ini untuk menyalurkan energi mereka ke hal yang lebih bermanfaat,” ujarnya.
Ia juga menambahkan bahwa tinju bukan sekadar olahraga, tetapi juga membentuk mental, disiplin, dan rasa percaya diri.
“Saya berharap kegiatan seperti ini terus berlanjut dan mendapat perhatian lebih luas, karena ini salah satu cara nyata menyelamatkan generasi muda dari narkoba dan kenakalan remaja,” tambahnya.
Kegiatan PARLO BOXING ini mendapat perhatian masyarakat luas karena dinilai mampu menjadi wadah positif bagi pemuda serta alternatif nyata dalam mengarahkan generasi muda menuju kegiatan yang lebih produktif, disiplin, dan berprestasi di Kabupaten Mandailing Natal. (PS/210)
