POSKOTASUMATERA.COM – PADANGSIDIMPUAN –Prestasi akademik kembali ditorehkan oleh siswa MAN 2 Padangsidimpuan dalam ajang Olimpiade Pelajar Sains dan Islami (OPSI) Syahada Olympiad and Academic Excellence Center (SOAEC) 2026 yang diselenggarakan oleh Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan UIN Syahada pada Sabtu (25/04). Kompetisi ini menjadi ruang integratif yang menggabungkan sains modern dengan nilai-nilai keislaman, sekaligus menguji kapasitas kognitif, afektif, dan spiritual peserta didik secara komprehensif.
Dalam perspektif ilmiah pendidikan, OPSI SOAEC berfungsi sebagai instrumen evaluasi eksternal yang kredibel terhadap capaian pembelajaran siswa. Dengan melibatkan lebih dari 3.000 peserta dari berbagai jenjang pendidikan, ajang ini mencerminkan tingginya minat terhadap penguatan literasi sains berbasis kompetensi. Skala partisipasi yang luas juga memperkuat validitas kompetisi sebagai tolok ukur kualitas pendidikan di tingkat regional hingga nasional.
Tim Olimpiade Sains MAN 2 Padangsidimpuan tampil impresif dengan mengikuti hampir seluruh cabang lomba, meliputi Matematika, Fisika, Kimia, Biologi, Ekonomi, Bahasa Inggris, Bahasa Indonesia, Bahasa Arab, serta Pendidikan Agama Islam. Partisipasi lintas disiplin ini menunjukkan strategi pembinaan akademik yang holistik, dengan menekankan keseimbangan antara kemampuan analitis, linguistik, dan spiritual.
Hasilnya, sebanyak 15 siswa berhasil meraih prestasi membanggakan. Pada bidang Matematika, Silma Maharani meraih juara 1 dan Sukron Ruby juara 2, sementara Aisyah Rahmadiah, Sifa Shane, dan Hafizah Nazwa masing-masing meraih juara harapan 1, 2, dan 3. Capaian ini mengindikasikan penguasaan kuat terhadap logika matematis dan pemecahan masalah berbasis numerik.
Di bidang Fisika, Safri Anugerah meraih juara 1, diikuti Feilangi Anggina sebagai juara 2 dan Salman Anshor juara 3, serta Amalia Mursida sebagai juara harapan 2. Pada bidang Kimia, Khairisa Putri meraih juara 3 dan Listi Ramadani juara harapan 2. Prestasi ini mencerminkan kompetensi konseptual dan eksperimental siswa dalam memahami fenomena ilmiah.
Keberhasilan juga diraih di bidang lain, seperti Ekonomi oleh Anan Alip Wardana (juara harapan 1), Bahasa Indonesia oleh Kayyisah Aqilah (juara harapan 2), Bahasa Inggris oleh Daztan Naufal (juara 3), serta Pendidikan Agama Islam oleh Syifa Ramadani (juara harapan 2). Capaian lintas bidang ini mempertegas kualitas multidimensional siswa dalam mengintegrasikan ilmu pengetahuan dan nilai religius.
Kepala MAN 2 Padangsidimpuan, Lobimartua Hasibuan,SH.M.Pd menyampaikan apresiasi atas capaian tersebut sebagai hasil sinergi antara siswa, guru, dan sistem pembinaan yang berkelanjutan. Ia menegaskan bahwa prestasi ini bukan sekadar kemenangan kompetitif, melainkan indikator keberhasilan pendidikan berbasis karakter, disiplin, serta integrasi ilmu pengetahuan dengan nilai-nilai keislaman yang menjadi fondasi utama dalam membentuk generasi unggul dan berdaya saing.(PS/BERMAWI)

