Investor Asal Tiongkok Siap Kembangkan Budi Daya Bawang Putih Di Humbang Hasundutan

/ Minggu, 26 April 2026 / 11.17.00 WIB

 

POSKOTASUMATERA.COM-HUMBAHAS,- Pemerintah Kabupaten Humbang Hasundutan menyambut positif rencana investasi pengembangan budi daya bawang putih yang akan dilakukan oleh perusahaan asal Tiongkok, PT Zhigongfang. Rencana strategis ini dinilai sebagai langkah penting dalam mendorong kemajuan sektor pertanian sekaligus memperkuat ketahanan pangan daerah.

Hal tersebut disampaikan Asisten Perekonomian dan Pembangunan, Martogi Purba, saat menerima kunjungan perwakilan perusahaan di ruang kerjanya, Jumat (24/4/2026). Turut mendampingi dalam pertemuan tersebut Sekretaris Dinas Pertanian Emy Lisda Situmorang serta Kepala Bagian Perekonomian dan Sumber Daya Alam, Mariani F. Sinaga.

Dalam pemaparannya, Direktur PT Zhigongfang, Liu Yuantao, menjelaskan bahwa perusahaan yang dipimpinnya bergerak di bidang pengembangan industri bawang putih secara terintegrasi. Kegiatan usaha meliputi budi daya skala besar, pengolahan hasil pertanian berkualitas tinggi, hingga distribusi dan perdagangan.

Dengan mengusung filosofi “teknologi memberdayakan pertanian, kualitas menghubungkan dunia”, PT Zhigongfang berkomitmen membangun ekosistem pertanian modern yang terintegrasi dan berdaya saing global.

Rencana investasi ini akan difokuskan di wilayah Kabupaten Humbang Hasundutan dengan luas lahan mencapai sekitar 1.000 hektare. Dalam pelaksanaannya, perusahaan akan mengembangkan berbagai varietas unggul bawang putih menggunakan bibit berkualitas yang diimpor dari Tiongkok, serta didukung penerapan teknologi pertanian modern guna meningkatkan produktivitas.

Kehadiran investasi ini diharapkan mampu memberikan dampak signifikan, tidak hanya dalam meningkatkan hasil produksi, tetapi juga memperkuat rantai pasok komoditas bawang putih serta menciptakan nilai tambah ekonomi bagi petani lokal. Selain itu, program ini juga selaras dengan upaya pemerintah dalam mengurangi ketergantungan terhadap impor dan memperkuat ketahanan pangan nasional.

Pelaksanaan program dirancang melalui dua skema, yakni pengelolaan langsung oleh perusahaan serta pola kemitraan dengan petani lokal. Melalui kemitraan tersebut, diharapkan terjadi transfer pengetahuan dan teknologi, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, serta terbukanya lapangan kerja bagi masyarakat setempat.

Pemerintah Kabupaten Humbang Hasundutan pada prinsipnya mendukung penuh rencana investasi ini, dengan tetap menekankan pentingnya sosialisasi kepada masyarakat, khususnya terkait pemanfaatan lahan. Langkah ini dinilai krusial guna memastikan adanya kesepahaman bersama dan mencegah potensi konflik di kemudian hari.

Dengan masuknya investasi ini, Humbang Hasundutan diharapkan mampu berkembang menjadi salah satu sentra produksi bawang putih unggulan di Indonesia, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi daerah yang inklusif dan berkelanjutan. (PS/B.Nababan) 

Komentar Anda

Terkini: