Kepsek SD 030358 Kerajaan,Kecamatan Siempat Nempu Sampaikan Surat Klarifikasi Kepada Ketua DPRD Dairi

/ Senin, 20 April 2026 / 17.46.00 WIB

POSKOTASUMATERA.COM – DAIRI –  Kepala Sekolah (kepsek) SD 030358 Kerajaan,Kecamatan Siempat Nempu Kabupaten Dairi Kristina Ronatio Simbolon menyampaikan surat Klarifasi/somasi  Kepada Ketua DPRD Dairi Sabam Sibarani C/q Sekwan DPRD Dairi.

Adapun surat klarifasi tersebut kebetulan diterima Poskotasumatera.com dari pihak Kristina Ronatio Simbolon di Gedung DPRD Dairi Sumatera,Senin (20/4/2026), setelah selesai menyerahkan surat klrifasi/somasi tersebut .

Sedangkan tembusan surat klarifasi disampaikan kepada Bupati Dairi,Ketua Umum Partai Golkar di Jakarta,Ketua DPD Golkar Sumatera Utara di Medan, Ketua DPD Partai Golkar Dairi di Sidikalang,Kejari di Sidikalang,Kapoldasu di Medan dan Kapolres Dairi di Sidikalang.

Sedangkan isi surat klarifikasi Kepala Sekolah SD 030358 Kerajaan,Kecamatan Siempat Nempu Kabupaten Dairi itu,bahwa saya (Kristina Ronatio Simbolon) disebutkan Bodat (monyet).Tentu ucapan itu sangat menyakitkan bagi saya,itulah dalam surat klarifasi tersebut.

Sedangkan kronologinya kejadiannnya adalah; pada tanggal 15 April 2026 pukul 09.00 wib diruangan Kepala Sekolah SD 030358 Kerajaan telah datang seorang tamu yaitu bapak Kepala Desa Juma Siulok,Kecamatan Siempat Nempu bernama Edu Ompusunggu,meminta untuk membuatkan proposal pembangunan Sanitasi Sekolah yang beliau komunakisan kepada Ketua DPRD Dairi Sabam Sibarani .

Pada saat itu juga saya sedang membuat konsep surat proposal tersebut bersama guru yang bernama Fadlizon Rumapea,sembari pak Kades (Edu ompusunggu) duduk tiba-tiba menghubungi Ketua DPRD Sabam Sibarani melalui telepon selular,dan pada saat kades berkomunikasi dengan percakapan telepon selular,telepon selular Edu Ompusunggu menggunakan speker aktif dengan suara keras hingga terdengar dalam satu ruangan kantor Kepala Sekolah tersebut,lalu sdr.Sabam Sibarani bertanay kepada Edu Ompusunggu (selaku Kepala Desa Juma Siulok) “Siapa kepala sekolah disitu?” Kades menjawab, Ibu Simbolon,tiba-tiba sdr.Sabam menjawab,Oh,,itu kepsek disitu? ; Bodat itu, Jangan dia dibuat meneken surat proposal,surat dibuat dari desa saja.kerna kepsek bodat itu.

Perkataan ucapan tuduhan bodat yang dituduhkan kepada saya terdengar sangat jelas dan didengar guru-guru yang ada diruangan kantor Kepala sekolah Sekolah SD 030358 Kerajaan,Siempat Nempu tersebut sehingga saya sangat malu dan perasaan tertekan tertekan.

Bahwa saya selaku Kepala Sekolah SD 030358 Kristian Ronatio Simbolon sangat keberatan atas tuduhan ucapan yang disampaikan itu. Disebutkan lagi dalam surat klarifasi itu,bahwa saya selaku kepala sekolah tidak pernah mengemis proyek pembangunan kepada sdr.Sabam sibarani, dan tidak pernah menjual namanya untuk meraih keuntungan sendiri.Tidak pernah mengganggu/merusak apa yang dilakukannya di Dinas Pendidikan dan di DPRD.

Bahwa untuk itu bagaimana beliau mengucapkan kata-kata yang tidak pantas yang diucapkan,apalagi para guru-guru saya banyak yang mendengar,dan tidak diperbolehkan menandatangani proposal,padahal proposal itu adalah kebutuhan Sekolah SD 030358.

Dalam itu disebutkan dalam surat tersebut memohon jawaban klarifikasi jelas secara tertulis dan terperinci.

Sedangkan pada tanggal 15 April 2026 saya telah mendatangi Sabam Sibarani di Kantor DPRD Dairi untuk mendapat penjelasan,namun tidak ada ditempat.

Bahwa jawaban/klarifikasi akan saya dapatkan selama 3 (tiga) hari kerja sejak surat dikirimkan.Apabila sampai tenggak waktu saya tentukan tidak mendapat tanggapan,maka dengan sangat menyesal akan menempuh melalui jalur hukum.  Itulah klarifikasi yang disampaikan Kristina Ronatio Simbolon kepada Ketua DPRD Dairi .

Untuk mendapat penjelasan seputar permasalahan ini, Poskotasumatera.com menjumpai Ketua DPRD Dairi Sabam Sibarani di Kantornya pada hari yang sama,Senin (20/4/2026), pada pukul 13.19 wib,minta bertamu kepada Ketua DPRD,namun staf/ajudannya yang bermarga boru Hombing mengatakan,lagi ada tamunya.

Tentu Poskotasumatera.com tetap menunggu didepan ruangan Ketua DPRD Dairi Sabam Sibarani  sampai 14.37 wib,Ketua DPRD Dairi keluar dari ruangan bersama Sekda Dairi Charles Bantjin,lang menjumpai dan ingin mau bertamu untuk konfirmasi,namun Sabam Sibarani mengatakan,pas sekarang mau sidang DPRD. (PS/K.TUMANGGER).     Berita bersambung…….  

Komentar Anda

Terkini: