Klarifikasi Kepsek SMPN 2 Kutacane: Siswa Pulang Usai Ujian Sesi, Sanksi Disiapkan dan Publik Diajak Mengawasi

/ Senin, 27 April 2026 / 09.47.00 WIB

POSKOTASUMATRA.COM | ACEH TENGGARA – Polemik siswa berkeliaran di luar saat jam belajar di SMPN 2 Kutacane terus menjadi sorotan. Pihak sekolah kembali memberikan klarifikasi sekaligus menegaskan batas tanggung jawab pengawasan.

Kepala SMPN 2 Kutacane, Vivi Elvina, menyatakan bahwa siswa yang terlihat di luar lingkungan sekolah tersebut telah menyelesaikan ujian dan diperbolehkan pulang lebih awal.

Menurutnya, pelaksanaan ujian dilakukan secara bergelombang atau menggunakan sistem sesi, sehingga waktu kepulangan siswa tidak bersamaan.

“Ujian kami laksanakan secara bergelombang (sesi), jadi ada siswa yang sudah selesai lebih awal dan pulang dari sekolah,” jelasnya kepada poskotasumatra.com, Senin (27/04/2026). 

Meski begitu, pihak sekolah tetap mengambil langkah tegas terhadap siswa yang dinilai melanggar disiplin.

“Bahkan kami sudah memanggil wali murid yang bersangkutan untuk diberikan peringatan (skors) dalam beberapa hari ini agar ada efek jera,” tegas Vivi.

Ia juga menekankan bahwa pengawasan sekolah memiliki batas.

“Kan tidak mungkin kami awasi murid tersebut sampai ke depan rumahnya, Pak,” ujarnya kepada awak media.

Sebagai bentuk tanggung jawab bersama, pihak sekolah juga menyatakan keterbukaan kepada publik untuk turut melakukan pengawasan.

“Kami terbuka kepada masyarakat. Jika ada murid kami kedapatan di luar atau merokok memakai seragam sekolah pada jam belajar, mohon segera diberitahukan kepada pihak sekolah agar dapat segera kami tindaklanjuti,” tambahnya.

Pernyataan ini menjadi penegasan bahwa pengawasan terhadap siswa tidak hanya menjadi tanggung jawab sekolah semata, melainkan juga membutuhkan peran aktif orang tua dan masyarakat.

Meski klarifikasi telah disampaikan, perdebatan publik masih berlanjut, terutama terkait efektivitas pengawasan siswa setelah jam ujian selesai. Awak media akan terus memantau perkembangan serta langkah evaluasi dari pihak terkait guna memastikan kejadian serupa tidak kembali terulang. (PS/ASP) 


Komentar Anda

Terkini: