![]() |
| DPC KSPSI - 1973 Asahan Gelar Halal Bihalal, Pertegas Kawal Hak Pekerja |
POSKOTASUMATERA.COM – Asahan - Ratusan pengurus dan anggota Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) 1973 Kabupaten Asahan menggelar halal bihalal yang sekaligus menjadi ajang konsolidasi besar organisasi, dengan penegasan sikap tegas dalam mengawal dan memperjuangkan hak-hak pekerja.
Kegiatan yang berlangsung dalam suasana kekeluargaan ini diinisiasi Dewan Pimpinan Cabang (DPC) KSPSI - 1973 Asahan bersama Pimpinan Cabang Federasi Serikat Pekerja Pertanian dan Perkebunan (FSPPP) serta Federasi Transport Indonesia (FTI) 1973.
Tak sekadar seremoni pasca-Idulfitri, kegiatan ini menjadi forum strategis untuk memperkuat soliditas internal dan mempererat sinergi lintas sektor serikat pekerja.
Ketua DPC KSPSI 1973 Asahan, Budi Juliandri Nasution, ST, didampingi Sekretaris Drs. Syahril Pilli, SE, menegaskan bahwa momentum halal bihalal dimaknai sebagai titik penguatan arah perjuangan organisasi. Sabtu,(18/4/2026) di kantor KSPSI - 1973 No : 41 A Kisaran
“KSPSI 1973 Asahan akan terus berada di garis terdepan dalam memperjuangkan hak normatif pekerja. Ini bukan hanya komitmen, tetapi tanggung jawab moral organisasi,” tegas Budi.
Ia menekankan, tantangan ketenagakerjaan saat ini semakin kompleks, mulai dari persoalan upah, jaminan sosial, hingga kepastian dan perlindungan kerja yang layak. Karena itu, serikat pekerja dituntut memperkuat posisi tawar agar tidak terpinggirkan dalam dinamika hubungan industrial.
Acara tersebut turut dihadiri Wakil Ketua DPC KSPSI - 1973 ,H. Syarifuddin Tanjung, H. Heri Darmawijaya Batu Bara, SE, Rohmadi, S.Pd.I, Ketua PC FSPPP - 1973, Jamiadi, Ketua PC FTI - 1973, Deni D. Yusuf Nasution, sekretaris Joko Hendarto, jajaran Pimpinan Unit Kerja (PUK) serta rombongan DPC KSPSI FSPPP - 1973 PUK PT. Bridgeston Kabupaten Simalungun.
"Kehadiran perwakilan dari KSPSI - 1973 - FSPPP PUK PT. Bridgeston Kabupaten Simalungun menjadi sinyal kuatnya solidaritas lintas daerah dalam memperkuat gerakan buruh di Sumatera Utara", imbuhnya
Ulasan Mendalam :
Konsolidasi Nyata dan Arah Perjuangan :
Momentum halal bihalal ini mencerminkan langkah serius KSPSI - 1973 Asahan dalam memperkuat organisasi di tengah meningkatnya tekanan terhadap pekerja.
Beberapa poin strategis yang mengemuka :
* Soliditas Internal Menguat
Kehadiran ratusan pengurus dan anggota menunjukkan organisasi tetap solid—modal utama menghadapi konflik ketenagakerjaan.
* Agenda Perjuangan Dipertegas
Fokus pada hak normatif seperti upah layak, jaminan sosial, dan kepastian kerja kembali ditegaskan sebagai garis perjuangan utama.
* Sinergi Lintas Sektor Federasi
Kolaborasi FSPPP dan FTI menandakan perjuangan buruh tidak bisa berjalan sendiri-sendiri, melainkan harus terintegrasi.
* Jaringan Organisasi MeluasK
Kehadiran KSPSI dari Kabupaten Simalungun memperkuat daya tekan organisasi dalam advokasi kebijakan di tingkat regional.
Budi juga mengingatkan, di tengah maraknya persoalan hubungan industrial dan dugaan pelanggaran hak pekerja, keberadaan serikat pekerja yang solid, terorganisir, dan konsisten menjadi faktor kunci.
Halal bihalal ini bukan hanya sekadar ajang silaturahmi, melainkan penegasan sikap dari KSPSI - 1973 Asahan siap menjadi garda terdepan dalam membela kepentingan pekerja.
"Dengan konsolidasi yang semakin kuat, KSPSI 1973 Asahan optimistis mampu menghadapi tantangan ke depan dan memastikan hak-hak pekerja tetap terlindungi secara adil dan bermartabat", pungkas Budi. (PS/Joko)
