POSKOTASUMATERA.COM - DAIRI - Tingginya curah hujan akhir-akhir ini telah mengakibatkan longsor di jalur vital lintas Sumatera kembali menguji kesiapsiagaan aparat dan masyarakat. Akses jalan lintas nasional menuju Tele, tepatnya di Pangiringan, Desa Parbuluan V, Kecamatan Parbuluan, Kabupaten Dairi, sempat lumpuh total akibat material tanah yang menutup badan jalan pada Minggu, (19/4/2026).
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten
Dairi Dekman Sitopu menyampaikan, timnya bergerak cepat setelah menerima
laporan dari pemerintah Kecamatan Parbuluan sekitar pukul 17.00 WIB.
Disampaikan, seluruh langkah penanganan yang dilakukan merupakan tindak lanjut
(tinjut) langsung dari arahan Bupati Dairi, Vickner Sinaga, yang menekankan
pentingnya respons cepat untuk memulihkan akses masyarakat.
"Setelah mendapat informasi, Tim BPBD segera
mengerahkan tim satuan tugas beserta operator alat berat ke lokasi kejadian. Di
lapangan, penanganan dilakukan secara terpadu bersama unsur kecamatan dan
masyarakat setempat. Selain fokus pada pembersihan material longsor, petugas
juga sigap mengatur arus kendaraan yang sempat mengular panjang, sambil
mengimbau pengendara untuk tetap bersabar selama proses evakuasi berlangsung.
Upaya intensif tersebut membuahkan hasil. Sekitar pukul
20.00 WIB, material longsor berhasil dibersihkan sementara sehingga akses jalan
kembali dapat dilalui kendaraan, meskipun dengan pengaturan terbatas. Kondisi
ini setidaknya mengurai kemacetan panjang yang sebelumnya terjadi.
BPBD memastikan bahwa proses pembersihan akan dilanjutkan
dan dituntaskan sepenuhnya pada hari ini Senin, 20 April 2026, guna memastikan
jalur kembali normal dan aman dilalui.
