![]() |
| Sejumlah Mahasiswa FTIK tunjukkan komitmen dalam membina kemampuan mahasiswa melalui program tahsin Al-Qur’an. FOTO | IMAM QUSAIRI |
POSKOTASUMATERA.COM | LHOKSEUMAWE --Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) terus menunjukkan komitmennya dalam membina kemampuan keagamaan mahasiswa melalui program tahsin Al-Qur’an. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas bacaan Al-Qur’an mahasiswa agar sesuai dengan kaidah tajwid yang benar.
Dr.Jumat Barus, S.S, M.S selaku Dekan Fakultas Tarbiyah Dan Ilmu Keguruan (FTIK) Universitas Islam Negeri Sultanah Nahrasiyah (UIN SUNA) Lhokseumawe mengatakan bahwa Program tahsin ini dilaksanakan di lingkungan FTIK dan diikuti oleh mahasiswa dari berbagai jurusan.
Selain sebagai sarana pembinaan keagamaan, kegiatan ini juga menjadi langkah strategis dalam membentuk karakter mahasiswa yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki kemampuan membaca Al-Qur’an dengan baik dan benar.
Ketua Umum DEMA FTIK, Muhammad Agha A, menjelaskan bahwa program tahsin merupakan bentuk kepedulian terhadap mahasiswa pentingnya penguatan literasi Al-Qur’an di kalangan generasi muda.
“Program ini di hadirkan sebagai upaya untuk meningkatkan kualitas bacaan Al-Qur’an mahasiswa. Mahasiswa tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki fondasi keagamaan yang kuat,” ujarnya.
Dalam pelaksanaannya, program tahsin menggunakan berbagai metode pembelajaran yang disesuaikan dengan kebutuhan peserta. Di antaranya praktik membaca secara langsung, pembimbingan intensif oleh pengajar, serta pendekatan individual berdasarkan kemampuan masing-masing mahasiswa. Metode ini dinilai efektif dalam membantu peserta memahami dan memperbaiki bacaan Al-Qur’an secara bertahap.
Meski demikian, pelaksanaan program tidak terlepas dari sejumlah tantangan. Perbedaan kemampuan dasar mahasiswa, keterbatasan waktu, serta konsistensi peserta menjadi beberapa kendala yang dihadapi. Namun, melalui pendampingan yang berkelanjutan, hambatan tersebut dapat diatasi secara bertahap.
Seiring berjalannya waktu, program ini menunjukkan hasil yang positif. Mahasiswa yang mengikuti kegiatan tahsin mengalami peningkatan dalam kelancaran membaca Al-Qur’an serta pemahaman terhadap hukum-hukum tajwid. Hal ini menjadi indikator bahwa program tahsin memberikan dampak nyata bagi peningkatan kualitas bacaan mahasiswa.
Ke depan, program tahsin ini direncanakan akan terus dilaksanakan secara berkelanjutan sebagai bagian dari pembinaan keagamaan mahasiswa. Diharapkan, melalui kegiatan ini akan lahir generasi yang tidak hanya unggul secara intelektual, tetapi juga kuat dalam aspek spiritual serta mampu mengamalkan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari.
Ucapan terima kasih dari Dekan Ftik kepada Seluruh pimpinan Fakultas wadek 1 2 dan 3 ,kajur ,sekjur serta dosen serta Clening Servis (CS) serta Seluruh ormawa lingkup Ftik Uin Suna terdiri dari Senat Mahasiswa (SEMA) Dewan Eksekutif Mahasiswa (DEMA) Himpunan Mahasiswa Program Studi (HMPS) lingkup Fakultas Tarbiyah dan ilmu keguruan Universitas Islam Negeri Sultanah Nahrasiyah Lhokseumawe. (PS | IMAM)
