Mengakar pada Kompetensi, Melangkah ke Masa Depan: 30 Lulusan SMKN Pertanian Pembangunan Tapsel Resmi Dilepas

/ Sabtu, 18 April 2026 / 17.49.00 WIB

POSKOTASUMATERA.COM – PADANGSIDIMPUAN — Suasana haru bercampur bangga menyelimuti halaman SMKN Pertanian Pembangunan Tapanuli Selatan  di.Jln Perintis Kemerdekaan Kelurahan Padangmatinggi Kecamatan Padangsidimpuan Selatan Kota Padangsidimpuan pada Sabtu, 18 April 2026. Sebanyak 30 siswa-siswi Angkatan ke-XXXV resmi dilepas dalam sebuah prosesi yang tidak hanya menjadi penutup perjalanan belajar, tetapi juga penanda awal langkah menuju masa depan yang lebih luas dan menantang.


Di balik deretan kursi dan panggung sederhana, tampak wajah-wajah orang tua yang menyiratkan rasa syukur. Mereka menyaksikan anak-anaknya yang dulu datang dengan seragam baru dan mimpi sederhana, kini berdiri sebagai lulusan dengan bekal keterampilan agribisnis yang nyata.


 Kehadiran perwakilan Cabang Dinas Pendidikan Wilayah XI Provinsi Sumatera Utara, Elisabet, bersama para guru, komite sekolah,  Perwakilan Kepala SMAN 3 Padangsidimpuan dan undangan lainnya, menjadi simbol kuat bahwa keberhasilan ini adalah hasil kerja bersama.


Acara diawali dengan doa bersama yang berlangsung khidmat, seolah menjadi ruang hening untuk mengenang perjalanan panjang yang telah dilalui. Lagu Indonesia Raya dan Padamu Negeri yang menggema kemudian menghadirkan rasa kebangsaan yang mendalam, mengingatkan para lulusan bahwa langkah mereka ke depan bukan hanya untuk diri sendiri, tetapi juga untuk bangsa.


Kemeriahan acara terasa saat para siswa menampilkan seni budaya seperti Tari Kijom-Kijom dan Tari Gadis Melayu. Gerakan yang luwes dan penuh makna itu bukan sekadar hiburan, melainkan cerminan bahwa pendidikan di sekolah ini tidak tercerabut dari akar budaya. Di sela-sela itu, suasana berubah menjadi emosional ketika lagu kenangan dinyanyikan oleh siswa kelas XII, disusul lantunan lagu Batak “Nauli Basa” yang menggugah perasaan. Beberapa orang tua tampak menyeka air mata, larut dalam kenangan dan harapan.


Prosesi inti pelepasan menjadi momen yang paling dinanti. Satu per satu siswa maju menerima medali dan sertifikat sebagai simbol keberhasilan mereka. Saat medali itu disematkan, bukan hanya prestasi akademik yang dirayakan, tetapi juga kerja keras, kegigihan, dan proses panjang yang telah mereka lalui—mulai dari praktik di lapangan hingga pengalaman belajar yang membentuk keterampilan hidup.


Apresiasi khusus diberikan kepada siswa berprestasi dari jurusan Agribisnis Tanaman Perkebunan (ATP) dan Agribisnis Tanaman Pangan dan Hortikultura (ATPH). Prestasi mereka, termasuk dalam kegiatan Praktik Kerja Lapangan (PKL), menjadi bukti bahwa pembelajaran berbasis pengalaman mampu melahirkan lulusan yang siap bersaing. Bahkan, beberapa di antaranya berhasil melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi seperti IPB, Politeknik Payakumbuh, Politeknik Pembangunan Medan, hingga ITSI Medan—sebuah capaian yang membanggakan bagi sekolah dan daerah.


Dalam sesi kesan dan pesan, perwakilan siswa, Ahmad Fikri, menyampaikan rasa terima kasih yang tulus kepada para guru. Dengan suara yang sempat bergetar, ia berjanji akan membawa nama baik sekolah ke mana pun melangkah. Sementara itu, Plt. Kepala Sekolah, Rini Efrika Siregar, S.Pd., menegaskan bahwa pendidikan sejati tidak hanya membentuk kecerdasan, tetapi juga karakter dan kemandirian. Ia berharap para lulusan mampu menjadi generasi yang tidak hanya mencari peluang, tetapi juga menciptakan peluang, khususnya di sektor pertanian.


Di akhir acara, tawa dan haru berpadu dalam sesi foto bersama. Para siswa memeluk guru dan orang tua mereka, seakan enggan mengakhiri momen kebersamaan itu. Namun di balik perpisahan, tersimpan keyakinan bahwa langkah mereka baru saja dimulai—mengakar pada kompetensi yang telah ditempa, dan melangkah mantap menuju masa depan.

(PS/BERMAWI)



Komentar Anda

Terkini: