Miris, Sandal Jamaah Kembali Hilang di Masjid Agung At-Taqwa Aceh Tenggara, Warga Minta Pengawasan Ditingkatkan

/ Senin, 27 April 2026 / 19.57.00 WIB

POSKOTASUMATRA.COM | ACEH TENGGARA – Suasana ibadah di Masjid Agung At-Taqwa Aceh Tenggara kembali diwarnai keresahan. Kasus kehilangan sandal milik jamaah kembali terjadi dan disebut sudah berlangsung hingga tiga kali.

Kondisi ini memicu keprihatinan masyarakat. Pasalnya, masjid yang menjadi ikon daerah seharusnya menjadi tempat yang aman, nyaman, dan penuh keberkahan bagi umat yang beribadah. Namun, ulah oknum tidak bertanggung jawab justru mencoreng kesucian tempat ibadah.

Salah seorang warga, Nunuk, yang diketahui berasal dari Desa Lawe Sigala-Gala, mengaku kecewa atas kejadian tersebut. Ia menilai, kehilangan sandal saat beribadah bukan hanya merugikan secara materi, tetapi juga mengganggu kenyamanan dan kekhusyukan jamaah.

“Ini sangat disayangkan. Tempat ibadah seharusnya dijaga bersama, bukan malah dinodai dengan tindakan seperti ini,” ujarnya dengan nada kecewa kepada Poskotasumatera.com, Senin (27/04/2026). 

Meski demikian, ia menegaskan bahwa masyarakat tidak menyalahkan pihak pengamanan masjid. Namun, warga berharap adanya langkah konkret untuk meningkatkan sistem pengawasan.

“Kami tidak menyalahkan pengamanan Masjid Agung At-Taqwa. Kami hanya meminta agar pengawasan ditingkatkan, misalnya dengan penambahan kamera CCTV di setiap sudut,” tambahnya.

Ia juga berharap kejadian serupa tidak terus berulang, terlebih hingga merugikan para pengunjung atau wisatawan yang datang. Menurutnya, hal ini dapat berdampak pada citra daerah yang selama ini dikenal sebagai Serambi Mekah.

“Cukup kami masyarakat lokal saja yang menjadi korban. Jangan sampai wisatawan juga mengalami hal yang sama. Ini menyangkut marwah daerah kita,” pungkasnya.

Sementara itu, hasil konfirmasi awak media kepada Kepala Pengamanan Masjid Agung At-Taqwa Aceh Tenggara, Saleh, menyampaikan bahwa pihaknya akan menindaklanjuti kejadian tersebut ke tingkat yang lebih tinggi.

“Kami akan menyampaikan kejadian ini kepada kepala UPTD kami lagi, Pak, untuk mengevaluasi kejadian yang telah terjadi ini,” ujarnya kepada awak media.

Ia juga menambahkan, pihak pengamanan akan memberikan informasi lanjutan setelah adanya arahan dari pimpinan.

“Setelah ada nanti tanggapan dari pihak kepala UPTD kami, maka akan kami sampaikan kembali kepada pihak media,” tutupnya.

Masyarakat pun berharap pengelola masjid dan pihak terkait segera mengambil langkah preventif agar kejadian serupa tidak kembali terulang, sehingga kenyamanan jamaah dalam beribadah tetap terjaga. (PS/ASP) 


Komentar Anda

Terkini: