POSKOTASUMATERA. COM - KAMPAR – Polres Kampar menggelar kegiatan evaluasi pelaksanaan operasional, GK, Analisis Evaluasi (Anev) kinerja, serta realisasi anggaran periode Maret hingga April 2026 pada hari Rabu (29/04/2026) pukul 09.00 WIB di Aula Sanika Satywada Polres Kampar. Kegiatan yang dipimpin langsung oleh Kapolres Kampar AKBP Boby Putra Ramadhan S ini dihadiri oleh seluruh jajaran perwira, Kapolsek, Kaur Min, Kanit, serta Kasium Polsek Jajaran Polres Kampar
Rangkaian kegiatan dimulai dengan pembukaan dan doa bersama, kemudian dilanjutkan dengan penyampaian arahan dari Kapolres Kampar AKBP Boby Putra Ramadhan S yang menekankan beberapa poin penting.
"Kami harus meningkatkan deteksi dini dan respons cepat terhadap setiap potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas), terutama menjelang berbagai agenda nasional dan hari besar keagamaan," ujar Kapolres. Beliau juga mengingatkan pentingnya sinergitas antar fungsi dan Polsek jajaran dalam menjalankan tugas, serta meningkatkan kehadiran kepolisian di tengah masyarakat untuk menjaga situasi tetap kondusif. Selain itu, beliau menegaskan agar pengelolaan anggaran dilakukan secara tepat sasaran, transparan, dan akuntabel dengan menghindari segala bentuk pelanggaran.
Selanjutnya, Kabag Ops Polres Kampar memaparkan evaluasi pelaksanaan kegiatan operasional bulan Maret hingga April 2026, termasuk capaian target operasi dan berbagai kegiatan kepolisian yang telah dilaksanakan. Paparan juga menyentuh rencana kegiatan operasional ke depan, khususnya terkait pengamanan agenda Kamtibmas seperti peringatan Mayday, hari besar keagamaan, serta antisipasi potensi unjuk rasa. Beliau juga menekankan agar seluruh satuan fungsi dan Polsek jajaran meningkatkan kesiapsiagaan personel serta menjalankan tugas sesuai Standar Operasional Prosedur (SOP).
Setelah itu, Kabag Ren Polres Kampar menyampaikan paparan terkait aspek keuangan dan rencana kerja, diikuti oleh paparan dari Kasat Intelkam Polres Kampar yang menguraikan kalender Kamtibmas bulan Mei 2026. Beberapa agenda penting yang berpotensi menimbulkan gangguan Kamtibmas di antaranya peringatan Mayday, rencana aksi unjuk rasa terkait Indeks Prestasi Kerja (IPK), serta hari besar keagamaan seperti Idul Adha dan Waisak.
Dari sisi realisasi anggaran, hingga April 2026 penyerapan anggaran Sat Intelkam mencapai 35,29% dari total pagu, dengan penggunaan terbesar pada bidang politik, ekonomi, dan sosial budaya. Paparan juga menyampaikan kondisi Kerjasama Operasional (KSO) yang menguasai lahan eks perusahaan seluas ±2.081,78 Ha dengan tingkat kerawanan berbeda: 1 KSO status merah (rawan konflik), 1 status kuning (potensi gangguan), dan 1 status hijau (kondusif).
Beberapa konflik menonjol di wilayah hukum Polres Kampar juga diutarakan, antara lain kondisi PT. KKU yang operasionalnya berhenti dan disegel masyarakat, dugaan pencemaran Sungai Tapung yang menyebabkan kematian ikan massal, serta sengketa lahan masyarakat dengan PTPN IV seluas ±600 Ha.
Kemudian Kasat Reskrim Polres Kampar menyampaikan perkembangan penanganan perkara tindak pidana yang menonjol selama bulan Maret hingga April 2026, termasuk penyelesaian kasus dan hambatan yang dihadapi. Paparan juga menguraikan langkah-langkah penegakan hukum terhadap tindak pidana yang menjadi perhatian, seperti kejahatan konvensional, ilegal logging, dan tindak pidana lainnya di wilayah Kampar. Beliau juga menekankan pentingnya peningkatan kualitas penyidikan dan profesionalisme anggota dalam penanganan perkara untuk memberikan kepastian hukum serta menjaga kepercayaan masyarakat terhadap kepolisian.
Kegiatan ditutup dengan paparan dari para Kapolsek jajaran Polres Kampar yang masing-masing menyampaikan perkembangan kamtibmas, capaian kinerja, serta tantangan yang dihadapi di wilayah hukum masing-masing. Seluruh rangkaian kegiatan berjalan dengan lancar dan kondusif hingga selesai pada pukul 12.00 WIB.(PS/NURMAN)
