Sinergi Pemkab Taput Dan Pemerintah Pusat Percepat Optimalisasi SPAM IKK Untuk Pemenuhan Air Bersih

/ Rabu, 15 April 2026 / 06.32.00 WIB

 

POSKOTASUMATERA.COM-TAPUT, Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara (Taput) terus menunjukkan komitmen kuat dalam mempercepat pemulihan infrastruktur dasar pascabencana, khususnya dalam pemenuhan kebutuhan air bersih bagi masyarakat terdampak. Upaya ini diwujudkan melalui penguatan sinergi antara pemerintah daerah, pemerintah pusat, dan pihak pelaksana proyek.

Komitmen tersebut ditegaskan dalam Rapat Koordinasi yang dipimpin langsung oleh Wakil Bupati Tapanuli Utara, Dr. Deni Parlindungan Lumbantoruan, M.Eng, didampingi Sekretaris Daerah Henry M. M. Sitompul, M.Si, yang berlangsung di Kantor Bupati Taput, Tarutung, Selasa (14/04/2026).

Rapat tersebut turut dihadiri oleh jajaran Asisten, Staf Ahli, pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, perwakilan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melalui Balai Penataan Bangunan, Prasarana dan Kawasan (BPBPK), Direktorat Cipta Karya, serta pihak pelaksana dari PT. Wijaya Karya.

Dalam rapat itu, fokus utama pembahasan diarahkan pada upaya pemenuhan kebutuhan air bersih di kawasan Hunian Tetap (Huntap) Kecamatan Adiankoting serta optimalisasi Sistem Penyediaan Air Minum Ibu Kota Kecamatan (SPAM IKK) Tarutung sebagai penopang utama distribusi air bersih di wilayah tersebut.

Wakil Bupati menyampaikan bahwa hasil kerja tim di lapangan menunjukkan perkembangan signifikan, di mana telah ditemukan sumber air potensial di Desa Dolok Nauli, Kecamatan Adiankoting. Sumber air ini akan menjadi tumpuan utama dalam melayani kebutuhan air bersih bagi masyarakat yang akan menempati kawasan Huntap.

“Sinergi antara pemerintah daerah, pemerintah pusat, dan BUMN seperti PT. Wijaya Karya menjadi kunci percepatan pembangunan ini. Kami meminta seluruh perangkat daerah teknis agar bergerak cepat, khususnya dalam penyelesaian administrasi dan pembebasan lahan, sehingga tidak menghambat pelaksanaan di lapangan,” tegas Wakil Bupati.

Lebih lanjut, ia mengungkapkan bahwa koordinasi intensif yang telah terjalin selama ini dengan pemerintah pusat telah menunjukkan hasil nyata. Salah satunya adalah peningkatan kapasitas SPAM IKK di Kecamatan Sipoholon yang kini tengah berjalan, dari sebelumnya 50 liter per detik menjadi 100 liter per detik.

Peningkatan kapasitas ini diharapkan mampu menjawab kebutuhan air bersih masyarakat di tiga kecamatan sekaligus, yakni Tarutung, Sipoholon, dan Siatas Barita, yang selama ini masih menghadapi keterbatasan pasokan air bersih, terutama saat musim kemarau.

Selain peningkatan kapasitas, pemerintah juga merencanakan pembangunan dua unit reservoar baru guna mendukung kelancaran distribusi air. Kedua reservoar tersebut akan dibangun masing-masing di Dusun Tornauli dan kawasan Hunian Tetap, dengan sumber air utama berasal dari Dusun Tornauli.

Langkah ini dinilai strategis untuk memastikan distribusi air bersih dapat menjangkau seluruh wilayah sasaran secara merata dan berkelanjutan, sekaligus meningkatkan kualitas layanan kepada masyarakat.

Di sisi lain, untuk menjaga optimalisasi operasional SPAM IKK Tarutung, Perumda Mual Na Tio turut diinstruksikan agar segera melakukan pemeliharaan pada intake, khususnya dalam menangani penumpukan sedimen pasir yang berpotensi menghambat aliran air.

Pemeliharaan ini dianggap krusial agar debit air dapat mengalir secara maksimal hingga mencapai kapasitas 100 liter per detik, sehingga distribusi air tetap stabil dan tidak terganggu.

Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara berharap, melalui langkah-langkah strategis dan kolaboratif ini, kebutuhan air bersih masyarakat dapat segera terpenuhi, khususnya bagi warga terdampak bencana yang akan menempati hunian tetap.

Upaya ini juga menjadi bagian dari komitmen pemerintah dalam mewujudkan pemulihan wilayah yang cepat, tepat, dan berkelanjutan, sekaligus meningkatkan kualitas hidup masyarakat secara menyeluruh. (PS/EN)

Komentar Anda

Terkini: