Wakil Bupati Tapanuli Utara Fasilitasi Dialog Aspiratif, Dorong Percepatan Pencairan Dana Supplier MBG

/ Kamis, 16 April 2026 / 08.01.00 WIB

 

POSKOTASUMATERA.COM-TAPUT ,- Wakil Bupati Tapanuli Utara, , memfasilitasi dialog antara pemerintah daerah dengan ratusan massa aksi yang berasal dari para supplier Koperasi Produsen Multi Pihak Tumbuh Sejahtera Bersama Petani (MPTSBP), terkait belum cairnya dana supplier MBG. Kegiatan tersebut berlangsung di halaman Kantor Bupati Tapanuli Utara, Tarutung, Rabu (14/4/2026).

Aksi unjuk rasa ini dilakukan sebagai bentuk penyampaian aspirasi para supplier yang mengaku hingga saat ini belum menerima pembayaran dana dari pihak . Kondisi tersebut dinilai berdampak langsung terhadap keberlangsungan usaha mereka, termasuk pembayaran gaji karyawan serta perputaran ekonomi di tingkat lokal.

Menanggapi hal tersebut, Wakil Bupati bersama Kapolres Tapanuli Utara didampingi Sekretaris Daerah Henry M.M. Sitompul serta sejumlah pimpinan perangkat daerah dan perwakilan Bank Mandiri, menerima perwakilan massa untuk berdialog secara langsung di Aula Mini Kantor Bupati.

Dalam dialog tersebut, sebanyak 10 orang perwakilan supplier diberikan kesempatan untuk menyampaikan secara rinci permasalahan yang mereka hadapi. Mereka berharap adanya intervensi dan fasilitasi dari pemerintah daerah agar proses pencairan dana dapat segera direalisasikan.

“Kita sudah mendengar seluruh aspirasi dan permasalahan yang disampaikan oleh bapak/ibu. Pemerintah daerah hadir untuk menjembatani komunikasi ini agar ada solusi yang jelas. Jika memungkinkan, besok kita akan kembali menggelar pertemuan lanjutan dengan menghadirkan seluruh pihak terkait,” ujar Wakil Bupati.

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa fokus utama pemerintah daerah adalah memastikan hak para supplier dapat segera terpenuhi, mengingat dampaknya yang luas terhadap ekonomi masyarakat.

“Yang paling utama adalah bagaimana pencairan dana ini bisa segera terealisasi. Ini bukan hanya menyangkut supplier, tetapi juga menyangkut tenaga kerja dan roda ekonomi masyarakat yang harus tetap berjalan,” tambahnya.

Sebagai langkah konkret, Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara akan kembali memfasilitasi pertemuan lanjutan yang direncanakan berlangsung pada Kamis, 16 April 2026. Pertemuan tersebut akan melibatkan seluruh pihak terkait, termasuk Erikson Sianipar, guna mencari solusi yang konstruktif dan berkeadilan bagi semua pihak.

Dengan adanya dialog ini, diharapkan tercipta titik temu antara supplier, pihak perbankan, dan pemangku kepentingan lainnya, sehingga permasalahan pencairan dana dapat segera diselesaikan dan stabilitas ekonomi para pelaku usaha tetap terjaga. (PS/EN)

Komentar Anda

Terkini: