POSKOTASUMATRA.COM | KUTACANE – Kabupaten Aceh Tenggara terus mematangkan berbagai persiapan menjelang pelaksanaan Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) Grasstrack dan Motocross IMI Aceh Putaran III Tahun 2026 yang dijadwalkan berlangsung pada 15–16 Agustus 2026. Event bergengsi tersebut diharapkan menjadi momentum penting dalam pembinaan atlet otomotif sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi dan promosi pariwisata daerah.
Ketua IMI Aceh Tenggara, Abi Hasan, mengatakan bahwa penyelenggaraan Kejurprov tidak hanya berorientasi pada kompetisi balap motor semata, tetapi juga menjadi wadah pembinaan generasi muda agar mampu mengembangkan bakat dan meraih prestasi melalui jalur yang positif.
Menurutnya, olahraga otomotif dapat menjadi sarana yang efektif untuk mengarahkan energi dan kreativitas anak muda ke kegiatan yang produktif, sekaligus menjauhkan mereka dari berbagai pengaruh negatif, termasuk penyalahgunaan narkoba dan pergaulan yang merusak masa depan.
"Kejurprov ini merupakan wadah pembinaan sekaligus pencarian bibit-bibit atlet otomotif yang potensial. Kita ingin generasi muda Aceh Tenggara memiliki ruang untuk berprestasi, mengembangkan kemampuan, dan tumbuh menjadi atlet yang mampu mengharumkan nama daerah di tingkat provinsi maupun nasional," ujar Abi Hasan kepada Poskotasumatra.com, Sabtu (30/05/2026).
Selain aspek pembinaan olahraga, kejuaraan ini juga diyakini akan memberikan dampak ekonomi yang signifikan bagi masyarakat. Kehadiran pembalap, mekanik, official, tim pendukung, serta ribuan penonton dari berbagai daerah diperkirakan akan meningkatkan aktivitas ekonomi di berbagai sektor.
Mulai dari pelaku UMKM, usaha kuliner, penginapan, jasa transportasi, hingga perdagangan lokal diproyeksikan memperoleh manfaat langsung dari perputaran ekonomi selama event berlangsung.
"Kejurprov ini bukan hanya tentang kompetisi balap motor, tetapi juga menjadi penggerak ekonomi masyarakat. Kita berharap seluruh sektor usaha lokal dapat merasakan dampak positif dari penyelenggaraan event ini," tambahnya.
Sementara itu, Pembina IMI Aceh sekaligus Anggota DPR RI, Muslim Ayub, menyambut baik kepercayaan yang diberikan kepada Aceh Tenggara sebagai tuan rumah Kejurprov IMI Aceh Putaran III Tahun 2026.
Ia menilai ajang tersebut dapat menjadi sarana strategis untuk memperkuat pembinaan olahraga otomotif di Aceh sekaligus memperkenalkan potensi wisata dan kekayaan alam Aceh Tenggara kepada para peserta maupun pengunjung dari berbagai kabupaten/kota di Aceh serta luar daerah.
"Melalui Kejurprov ini kita ingin mendorong lahirnya atlet-atlet otomotif yang berprestasi, sekaligus memperkenalkan potensi wisata Aceh Tenggara kepada masyarakat luas. Event ini diharapkan mampu memberikan dampak ekonomi yang nyata bagi masyarakat dan menjadi kebanggaan daerah," kata Muslim Ayub.
Sebagai bentuk dukungan terhadap kemajuan olahraga otomotif di Aceh, para peserta Kejurprov nantinya akan memperebutkan Piala Pembina IMI Aceh dan Anggota DPR RI Muslim Ayub, yang diproyeksikan menjadi salah satu daya tarik utama dalam kejuaraan tersebut.
Saat ini, panitia bersama IMI Aceh Tenggara terus melakukan berbagai pembenahan dan persiapan, mulai dari penataan sirkuit, penyediaan fasilitas pendukung, area paddock, sistem keamanan, hingga koordinasi lintas sektor guna memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan aman, lancar, dan sukses.
Dengan dukungan pemerintah, komunitas otomotif, serta seluruh elemen masyarakat, Aceh Tenggara optimistis mampu menjadi tuan rumah yang sukses dan memberikan kesan terbaik bagi seluruh peserta. Kejurprov IMI Aceh Putaran III Tahun 2026 diharapkan tidak hanya melahirkan prestasi olahraga, tetapi juga menjadi motor penggerak ekonomi daerah serta sarana promosi pariwisata yang efektif bagi Aceh Tenggara. (PS/ASP)
